Suara.com - Olahraga menjadi bagian gaya hidup yang penting untuk kesehatan. Bahkan olahraga ringan seperti jalan kaki saja bisa cukup bermanfaat bagi kesehatan Anda.
Melansir dari Medical xpress, jalan cepat sekali atau dua kali dalam seminggu telah terbukti mengurangi risiko kematian akibat berbagai penyakit. Dalam hal ini, berbagai penyakit yang bisa dicegah keparahannya dengan berjalan adalah masalah serangan jantung, stroke, hingga kanker.
Penelitian yang tekah diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine ini telah menguji peserta penelitian pada hampir 90.000 orang.
Para peneliti yang dipimpin oleh Bo Xi, seorang profesor di Departemen Epidemiologi di Universitas Shandong di China utara, menyaring data yang dikumpulkan setiap tahun pada 88.140 orang di Amerika Serikat antara tahun 1997 hingga 2008.
Data tentang olahraga itu kemudian dicocokkan dengan kematian yang terdaftar hingga 2011.
Pada penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang aktif berjalan atau berkebun 10 menit hingga satu jam setiap minggu memiliki risiko kematian 18 persen lebih rendah dari penyebab apapun, dibandingkan mereka yang hanya rebahan dan duduk di rumah.
Dua setengah hingga lima jam seminggu melakukan aktivitas fisik terkait dengan pengurangan risiko kematian akibat berbagai penyakit mencapai 31 persen. Sementara mereka yang setidaknya melakukan olahraga 25 jam dalam seminggu mengurangi risiko kematian hampir 50 persen.
Meski begitu, para peneliti menyadari bahwa banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga ringan.
Oleh karena itu, para peneliti menyarankan agar orang-orang sibuk sesekali melakukan aktivitas yang memompa jantung dan mempercepat denyut nadi seperti bersepeda, berlari, dan olahraga kompetitif.
Baca Juga: Jangan Terlalu Ketat! 5 Tips Memilih Pakaian Olahraga untuk Wanita Berhijab
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya