Suara.com - Seorang gadis kecil berusia lima tahun harus menjalani pengangkatan mata akibat menderita kanker. Namun menariknya, penyakit berbahaya tersebut terdeteksi saat sang ibu melihat sebuah foto putrinya itu.
Dalam foto tersebut, sang ibu Victoria Hogg, melihat adanya bercak putih di pupil kiri di mata putrinya yang bernama Nancy.
"Saya ingat pernah membaca sesuatu di media sosial yang mengatakan bahwa mengambil gambar dengan flash dan mendapati bercak putih di atas mata dapat menunjukkan kanker. Ada bercak putih besar di atas pupil kirinya, dan saya langsung panik," tutur Victoria kepada Metro.
Beberapa hari kemudian, dokter mendiagnosisnya dengan retinablastoma. Kondisi membuat dokter harus segera mengoperasinya sebelum menyebar ke otak.
Berdasarkan Alodokter, retinoblastoma merupakan kanker mata pada anak, yang terjadi saat sel-sel retina mata tumbuh cepat, tidak terkendali, dan merusak jaringan di sekitarnya.
Salah satu tanda mencolok dari kanker ini adalah terlihatnya bercak putih, yang seringnya disebut dengan 'mata kucing', pada pupil saat terkena sinar.
Victoria, dari Brentwood, Essex, memperhatikan bahwa sesekali mata putrinya juling. Namun, ia tidak sadar bahwa itu gejala kanker karena putrinya sudah berkembang dengan baik dalam membaca dan menulis di sekolah.
"Saya menutupi matanya yang terkena kanker dan meminta Nancy untuk mengidentifikasi beberapa benda rumah. Kemudian saya menutupi mata normalnya dan menanyakan hal yang sama. Dia menggelengkan kepalanya dan berkata, 'Ibu, aku tidak bisa melihatnya'," jelas Victoria.
Berusaha untuk tidak panik, Victoria membawa Nancy ke Southend University Hospital di mana gadis kecil itu didiagnosis retinoblastoma.
Baca Juga: Ahli Ungkap Manfaat Ganja di Sidang, Bisa Sembuhkan Epilepsi hingga Kanker
Delapan hari kemudian, Nancy menjalani operasi yang berlangsung 45 menit untuk mengangkat tumor di spesialis pusat retinoblastoma The Royal London Hospital.
Dua minggu setelah operasi Nancy sudah kembali bersekolah.
Untungnya, Nancy memiliki teman-teman yang sangat mendukungnya sehingga ia tidak merasa sedih.
Pada Februari, Nancy mendapat mata palsu dan ia merasa sangat senang. Bahkan, Victoria mengatakan kepercayaan dirinya pulih.
Dari pengalamannya ini, Victoria sekarang bekerja dengan Childhood Eye Cancer Trust untuk mendorong orangtua lain agar waspada terhadap tanda-tanda retinoblastoma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat