Suara.com - Sebuah penelitian dari China menunjukkan bahwa orang yang menggunakan kacamata setiap hari mungkin berisiko lebih rendah terinfeksi Covid-19. Penelitian ini dilaporkan secara online dalam JAMA Ophthalmology pada 16 September.
"Kacamata dapat mencegah infeksi Covid-19 karena mencegah pemakainya menyentuh mata, sehingga menghindari penularan virus dari tangan ke mata," kata Dr. Yiping Wei, dari Second Affiliated Hospital of Nanchang University seperti yang dikutip dari Medicalxpress.
Kacamata juga berpotensi mengurangi risiko tetesan udara yang mengandung virus yang mengenai mata. Namun, pemakai kacamata yang terinfeksi Covid-19 akan sama sakitnya dengan mereka yang tidak menggunakan kacamata.
"Meskipun ini adalah studi observasional dan Anda tidak dapat menyimpulkan sesuatu yang pasti, ada saran bahwa pelindung mata dalam bentuk apapun dapat mengurangi risiko Anda terinfeksi," kata Dr. Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Johns Hopkins Center for Keamanan Kesehatan, di Baltimore.
“Hal ini perlu dikonfirmasikan dengan studi observasional lain dan studi yang lebih formal, misalnya penggunaan pelindung wajah. Namun, semakin diperhatikan kami melihat pelindung mata itu penting,” tambah Adalja.
Melansir dari Medicalxpress, banyak rumah sakit mengharuskan dokter, perawat, dan pengunjung untuk memakai kacamata atau pelindung wajah dengan masker.
"Orang sering bertanya, kalau saya pakai kacamata, apakah itu cukup? dan jawaban kami adalah tidak," kata Dr. Aaron Glatt, ketua kedokteran dan kepala ahli epidemiologi.
"Kacamata biasa tidak sepenuhnya menutupi mata seperti halnya kacamata atau pelindung wajah," kata Glatt. Menurutnya masih perlu melakukan protokol kesehatan lain seperti pakai masker dan sering cuci tangan untuk lebih mengoptimalkan perlindungan dari infeksi.
Baca Juga: RPS Kota Tangerang Disiapkan Untuk Rawat Pasien COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?