Suara.com - Ada banyak faktor yang dapat memicu sakit kepala, salah satunya pola makan. Faktanya, konsumsi gula juga menjadi faktor penting, terutama pada penderita diabetes.
Konsumsi terlalu banyak atau terlalu sedikit gula bisa menyebabkan sakit kepada, menurut laporan Insider. Sebab, seberapa banyak gula yang kita konsumsi memengaruhi kadar gula di dalam darah.
"Dengan gula darah tinggi, sejumlah kecil pembengkakan dapat terjadi di dalam dan sekitar pembuluh darah, serta jaringan otak di sekitarnya, yang dapat menyebabkan sakit kepala," jelas Evan Barnathan, MD, dokter keluarga di Central Maine Healthcare di Maine.
Selain itu, gula darah yang tinggi sering kali menyebabkan dehidrasi, yang pada akhirnya memicu sakit kepala.
Di sisi lain, makan terlalu sedikit gula dapat menyebabkan gula darah menjadi terlalu rendah atau hipoglikemia.
Ketika ini terjadi, tubuh akan beralih ke sumber energi alternatif dari lemak dan protein, yang disebut keton. Prosesnya disebut ketosis, dan itu bisa menyebabkan sakit kepala juga.
Bagi kebanyakan orang sehat, tubuh mereka mampu mengatur kadar gula darah dan menjaganya dalam kadar normal, bahkan jika mereka makan sepotong besar kue.
Tetapi pada penderita diabetes, tubuh mereka tidak dapat melakukannya sehingga apa yang mereka makan memberikan dampak besar.
Akibatnya, penderita diabetes yang tidak mengontrol kadar gulanya akan lebih sering mengalami sakit kepala, kata Barnathan.
Baca Juga: Ingin Kontrol Gula Darah? Hindari 5 Minuman Ini
Jika bukan penderita diabetes, kemungkinan besar ia akan mengalami sakit kepala terkait gula jika menjalani program diet keto, diet tanpa karbohidrat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit