Suara.com - Virus corona Covid-19 telah merenggut lebih dari 1 juta nyawa orang di seluruh dunia. Awalnya, penyakit ini menyerang bagian pernapasan.
Tapi dilansir dari Times of India, nampaknya virus corona jenis baru ini memengaruhi seluruh bagian tubuh, dari kepala hingga kaki.
Riwayat kesehatan, usia hingga jenis kelamin adalah faktor yang memengaruhi gejala virus corona Covid-19 seseorang.
Meskipun infeksi virus corona Covid-19 biasanya dimulai dengan tenggorokan gatal, demam dan kelelahan. Tapi, banyak pasien yang menunjukkan gejala unik, termasuk sakit kepala dan hilangnya bau dan rasa sebelum dinyatakan positif virus corona.
Tanda-tanda ini menunjukkan fakta bahwa virus corona jauh dari penyakit pernapasan yang pertama kali dipahami dan menyerang seluruh sistem saraf pada beberapa pasien Covid-19.
Menurut penelitian terbaru dalam Annals of Neurology, semakin banyak pasien yang melaporkan gejala neurologis, termasuk sakit kepala, pusing, stroke dan penurunan kewaspadaan.
Empat gejala neurologis itu biasanya muncul pertama kali sebelum gejala umum virus corona Covid-19, seperti batuk kering, tenggorokan gatal dan demam.
Sesuai dengan penelitian tersebut, pasien virus corona juga mencatat tanda-tanda neurologis lain dari penyakit ini, termasuk hilangnya penciuman dan rasa, kesulitan konsentrasi dan kejang.
Guna melakukan penelitian, para peneliti menganalisis 19 pasien virus corona Covid-19 di Northwestern Medicine untuk memahami terjadinya tanda-tanda neurologis penyakit tersebut.
Baca Juga: Cara Menguji Masker Kain yang Sesuai Standar Pencegahan Covid-19
Penelitian itu dilakukan sebelum munculnya gejala virus corona Covid-19 yang lebih umum dan dikenal luas sampai sekarang.
Penulis utama studi Igor Koralnik, yang merupakan profesor neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern, Feinberg, mengatakan pasien dan dokter penting menyadari kondisi tersebut.
Karena, infeksi virus corona Covid-19 bisa muncul dengan gejala neurologis sebelum demam, batuk atau masalah pernapasan terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik