Suara.com - Makan buah memang dikenal bisa bermanfat bagi kesehatan secara keseluruhan. Hal ini disebabkan karena kandungan buah yang rendah kalori serta tinggi serat dan kaya vitamin.
Melansir dari Everyday Health, untuk mendapatkan berbagai manfaat kesehatan, bahkan Anda tak perlu konsumsi buah yang istimewa. Sebab beberapa buah yang umum dan pasaran pun bisa bermanfaat bagi kesehatan, antara lain:
1. Apel untuk Turunkan Kolesterol
Apel adalah buah yang bisa ditemukan di mana saja. Tapi buah yang satu ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan terutama dalam menurunkan kolesterol.
Sebuah studi yang diterbitkan pada Desember 2019 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makan dua apel utuh setiap hari menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat pada peserta studi dengan kolesterol tinggi.
Kandungan prektin pada apel dan polivenol juga disebut memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa apel juga dapat melindungi dari penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) karena tingkat antioksidan flavonoidnya yang tinggi.
"Apel adalah sumber nutrisi baik yang mendukung kesehatan jantung dan dapat membantu menurunkan berat badan," kata Malina Malkani, RDN, pencipta Solve Picky Eating di Rye, New York.
2. Pisang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan
Pisang menawarkan antioksidan, serat, dan banyak nutrisi penting, seperti vitamin B6. Tetapi yang membuat pisang sangat menarik adalah kandungan nutrisinya berubah tergantung pada tingkat kematangannya.
Baca Juga: 7 Manfaat Ciplukan, Buah yang Mahal Harganya Tapi Dianggap Sebelah Mata
"Pisang yang belum matang mengandung banyak pati resisten yang membantu mengurangi nafsu makan dan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan dengan memperlambat laju pengosongan perut," tambah Malkani.
3. Buah Pir Mendukung Sistem Pencernaan
Buah pir mengandung banyak serat yang baik untuk pencernaan. Satu buah pir ukuran sedang dikemas dengan lebih dari 5,5 gram serat. Jumlah tersebut memenuhi 20 persen kebutuhan harian Anda.
Selain itu, Mayo Clinic juga menyebutkan serat membantu sistem pencernaan berfungsi dengan baik.
4. Stroberi untuk Antikanker
Menurut MD Anderson Cancer Center, stroberi serta buah beri lainnya mungkin membantu melindungi Anda dari kanker kulit, kanker kandung kemih, kanker paru-paru, dan kanker payudara.
Dalam penelitian yang diterbitkan pada Scientific Reports menemukan bahwa ekstrak stroberi dapat menghentikan penyebaran sel kanker payudara pada tikus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?