Suara.com - Kanker payudara umumnya dialami oleh para wanita dan jarang terjadi pada pria. Tapi karena tidak sering dicurigai ada pada pria, diagnosis sering muncul setelah tumor mulai menyebar ke seluruh tubuh.
Di Amerika, penelitian terbaru menunjukkan kira-kira setengah dari pria dengan kanker payudara menerima diagnosis setelah kanker menyebar. Diagnosis yang terlambat dapat mematikan.
Sebab secara keseluruhan, kelangsungan hidup lima tahun dengan kanker payudara pria yang didiagnosis lebih awal hampir 99 persen, tetapi kemudian turun menjadi sekitar 26 persen untuk pria yang tumornya telah menyebar ke tempat "jauh" setelah diagnosis.
Dilansir dari Medical Xpress, hampir satu dari setiap 10 kasus kanker payudara pria (8,7 persen) didiagnosis pada stadium lanjut, tim peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menemukan.
"Pria cenderung didiagnosis belakangan karena mereka dan dokter perawatan primer mereka tidak mencari kanker payudara," jelas Dr. Alice Police, yang memimpin operasi payudara di Northwell Health Cancer Institute di Sleepy Hollow, NY.
Studi baru pun mendorong dokter perawatan primer untuk menanyai pria tentang benjolan payudara dan riwayat keluarga dengan kanker payudara.
Namun setelah penelitian, kanker payudara pria tetap jarang: Menurut CDC, sekitar 2.300 kasus, atau hanya 1 persen dari total beban kanker payudara di Amerika Serikat, terjadi pada pria.
"Risiko meningkat seiring bertambahnya usia dan dibandingkan dengan wanita, pria menerima diagnosis di kemudian hari dan seringkali pada tahap penyakit yang lebih lanjut," kata tim yang dipimpin oleh Taylor Ellington, dari Divisi Pencegahan dan Pengendalian Kanker CDC.
Ellington dan rekannya menggunakan data kesehatan AS untuk melacak hasil untuk hampir 15.000 pria yang didiagnosis dengan kanker payudara antara 2007 dan 2016.
Baca Juga: Sering Diabaikan, Simak 4 Faktor Risiko Kanker Payudara
Para peneliti menemukan bahwa, jika diketahui lebih awal, kanker ini sangat dapat disembuhkan, dengan hampir semua pria yang didiagnosis dengan tumor lokal bertahan hidup setidaknya selama lima tahun.
Tetapi kanker yang telah menyebar menawarkan prognosis yang jauh lebih mengerikan, dan laki-laki minoritas lebih mungkin untuk didiagnosis pada tahap selanjutnya.
Secara keseluruhan, lebih dari 12 persen pria kulit hitam dengan kanker payudara didiagnosis setelah tumor menyebar ke tempat yang jauh, dibandingkan dengan lebih dari 8 persen pria kulit putih dan sekitar 7 persen pria Hispanik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS