Suara.com - Sebuah bukti berusaha menunjukkan bahwa olahraga dalam ruangan yang intens bisa berkontribusi pada penularan virus corona Covid-19.
Laporan baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengatakan baru-baru ini olahraga di dalam ruangan telah mengakibatkan sebanyak 14 orang telah terinfeksi virus corona.
Orang yang dianggap sebagai sumber penularan virus corona mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan dan sakit kepala sehari setelah mengikuti pertandingan hoki es pada 16 Juni 2020 di Tampa Bay, Florida.
Dua hari kemudian, tes usap hidung atau swab berhasil memastikan orang itu positif terinfeksi virus corona. Tak lama kemudian, 13 pemain lainnya di hoki es juga mengalami gejalanya.
Dari total 15 kasus, sebanyak 11 infeksi virus corona Covid-19 yang dikonfirmasi melalui tes PCR dan 2 memiliki hasil tes antigen positif. Sementara 2 kasus lainnya belum diuji.
"Olahraga hoki es ini sangat cocok menjadi tempat penularan virus corona Covid-19, karena dilakukan di dalam ruangan dengan sirkulasi udara tertutup dan orang-orang mungkin saling berdekatan," kata peneliti dikutip dari Fox News, Sabtu (17/10/2020).
Tapi, CDC berpendapat penularan virus corona Covid-19 ini berisiko besar terjadi ketika di ruangan ganti dan mereka saling duduk berdekatan di bangku.
Para pemain mungkin lebih mengesampingkan penggunaan masker ketika di ruang ganti. Meskipun mereka memakainya kembali selama pertandingan. Bahkan mereka juga memakai pelindung wajah yang lebih tertutup selama pertandingan.
"Temuan ini membuktikan bahwa penularan virus corona Covid-19 lebih berisiko tinggi terjadi selama aktivitas olahraga di dalam ruangan dan mana aktivitas fisik lebih intens terjadi," kata CDC.
Baca Juga: Wanita Lakukan Pencegahan Virus Corona Lebih Baik dari Pria, Ini Sebabnya!
Berita Terkait
-
Platform Resep Gerak Berbasis Ilmiah Hadir, Bantu Masyarakat Hidup Aktif dan Aman
-
Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?
-
Sunscreen Apa yang Cocok untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Waterproof
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?