Suara.com - Wisma Atlet Kemayoran menjadi salah satu tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. Pasien yang teridentifikasi positif Covid-19 dianjurkan untuk menjalani isolasi di sana.
Meski telah banyak pasien yang menjalani isolasi di sana, ada pula orang yang penasaran sebenarnya seperti apa fasilitas dan situasi di sana. Hilda Susanti guru PAUD yang juga penyintas Covid-19 menceritakan kisahnya saat dirawat di sana.
"Fasilitasnya bagus, di tower 6 itu ada 1 kamar yang blong (terbuka), ada satu kamar kecil untuk satu bed, yg berikutnya sama dengan ruang tamu, ada sofa di situ ada pintu lain," ujar Hilda dalam diskusi online Vox Shout - I Will Survive, Kisah Positif dari Wisma Atlet, Rabu, (21/10/2020).
Ia juga sempat dipindahkan ke lantai 21. Hilda menceritakan bahwa di sana semua ada ruang tamu dan juga dua kamar. Satu kamar diisi dengan satu tempat tidur, sedangkan kamar lainnya memiliki dua tempat tidur. Namun, satu kamar hanya diisi satu orang.
"fasilitasnya oke. fasilitas kaya di hotel, makan tiga kali dan satu snack, dan tensi, untuk tower 6 ada tiga kali makan, pagi siang malam, dan dokter ngecek ke kamar," ujar Hilda.
"Sampai ahli gizi masuk ke ruangan kita, nanti ahli gizi menakar, ada kotak dua macam yg ijo dan putih, yg ijo untuk diet dan putih. pesen boleh dari luar."
Hal itu yang membuatnya bersyukur bisa melewati masa-masa sulit saat dinyatakan positif Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia