Suara.com - Meskipun perempuan cenderung memiliki lebih banyak pengetahuan tentang diet, namun mereka cenderung lebih sulit menurunkan berat badan daripada laki-laki. Menurut penelitian, hal ini disebabkan karena laki-laki lebih bisa menahan godaan ngemil.
Melansir dari Times of India, penelitian yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa pria lebih baik dalam melakukan diet daripada perempuan. Kesimpulan tersebut diambil setelah penelitian dilakukan terhadap 23 relawan yang diminta berpuasa selama sehari dan kemudian menekan pikirannya terkait makanan.
Peserta laki-laki memiliki lebih sedikit rasa lapar dan mengidam ngemil dibandingkan dengan perempuan. Melalui pemindaian otak, terungkap bahwa pria memiliki aktivitas yang jauh lebih sedikit daripada wanita di bagian otak yang terkait dengan keinginan untuk makan.
Berdasarkan penelitian, pria lebih cenderung berkomitmen dibandingkan dengan perempuan. Ketika mereka berkomitmen untuk mengikuti diet sehat dan menjadi bugar, pria mencoba untuk tetap berpegang teguh pada aturan yang dibuat mereka sendiri. Pria tidak mudah menyerah pada godaan makan.
Selain itu, ada pengaruh hormon di mana perempuan memiliki lebih banyak estrogen dibandingkan dengan pria. Hormon ini meningkatkan berat badan dan menyulitkan mereka untuk menurunkan berat badan. Selain itu, perempuan juga cenderung ingin makan selama siklus menstruasi bulanan.
Para peneliti menasihati bahwa melakukan diet dengan tujuan menurunkan berat badan memang membutuhkan komitmen, namun sesekali berbuat curang dengan konsumsi makanan tak sehat masih bisa dimaklumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?