Suara.com - Ruang publik merupakan salah satu tempat yang paling berisiko menularkan virus corona Covid-19. Karena itu, semua orang disarankan selalu menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) untuk melindungi diri.
Tapi, langkah 3M itu juga belum cukup untuk melindungi diri jika setiap orang tidak memiliki rasa saling melindungi. Khususnya, ketika banyak orang menggunakan transportasi umum selama pandemi.
Tak hanya penumpang yang harus menjaga menerapkan protokol kesehatan, penyedia jasa pun harus memastikan transportasi umum miliknya aman untuk beroperasi selama pandemi.
Adapun langkah yang harus dilakukan oleh penyedia jasa transportasi umum, sesuai dengan panduan dalam "Buku Saku Pencegahan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19", yakni:
- Bersihkan moda transportasi secara berkala dengan disinfektan.
- Sediakan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan bagi penumpang yang akan naik dan turun dari transportasi.
- Batasi jumlah penumpang agar tidak lebih dari sepatuh kapasitas transportasi.
- Berikan informasi kepada penumpang trasportasi umum untuk menjalani protokol kesehatan yang telah disarankan. Anda bisa menyajikannya dalam bentuk pengumuman suara atau visual audio.
- Wajibkan semua penumpang transportasi umum untuk memakai masker dan face shield selama perjalanan.
- Berikan jarak antara satu penumpang dan lainnya dengan memberikan tanda pada kursinya.
- Perhatikan sirkulasi udara transportasi umum Anda baik, sehingga bisa meminimalisir penyebaran virus corona Covid-19.
- Jangan lupa selalu mengecek suhu tubuh setiap orang yang hendak naik transportasi di pintu masuk.
Sedangkan protokol kesehatan yang harus dilakukan penumpang transportasi umum, antara lain:
- Menjaga jarak dengan penumpang lainnya setidaknya 1 meter
- Selalu gunakan masker dan face shield selama di dalam transportasi dan area lainnya
- Jangan menyentuh atau memegang benda apapun di dalam transportasi umum
- Gunakan hand sanitizer yang sudah disediakan atau Anda bisa membawanya sendiri
- Jangan pernah meludah sembarangan karena virus corona bisa menular melalui cairan pernapasan tubuh
- Hubungan tenaga medis bila mengalami masalah kesehatan, terlebih mirip gejala virus corona Covid-19
- Ikuti protokol kesehatan yang telah disiapkan oleh penyedia jasa transportasi umum
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa