Suara.com - Stres tidak selalu hal yang buruk bagi tubuh. Karena, stres bisa juga memberikan efek positif pada kehidupan yang biasanya disebut sebagai eustress.
Psikiater klinis Dr. Michael Genovese mengatakan bahwa kita jarang menganggap stres sebagai hal yang positif. Tapi, eustress adalah stress yang positif dan jauh berbeda dengan stres yang dipahami semua orang selama ini.
Eustress biasanya merupakan hasil dari saraf yang biasanya muncul saat menghadapi tantangan menyenangkan. Dr Genovese mengatakan stres positif ini penting karena seseorang bisa saja menderita tanpa kesejahteraan atau eustress.
"Eustress membantu kita tetap termotivasi, bekerja untuk mencapai tujuan dan merasa nyaman dalam hidup," jelas Dr Genovese, menyadur dari laman Healthline.
Penyebab eustress
Bekerja dan tinggal di luar zona nyaman adalah hal yang baik. Saat kita merasa kewalahan, stres bisa berubah menjadi negatif. Situasi itulah yang membuat eustress menjadi bagian penting dari kesehatan kita secara keseluruhan.
Eustress menghasilan perasaan positif dari kegembiraan, kepuasan dan kesejahteraan. Eustress baik untuk meningkatkan rasa percaya diri dan terstimulasi oleh tantangan.
Jenis stres ini memberdayakan Anda untuk bertumbuh dalam tiga bidang:
- Secara emosional, karena eustress dapat menghasilkan perasaan puas, inspirasi, motivasi dan aliran yang positif.
- Secara psikologis, karena tenaga membantu kita membangun kemanjuran diri, otonomi dan ketahanan.
- Secara fisik, karena tenaga membantu kita membangun tubuh kita (misalnya melalui latihan yang menantang).
Cara mendapatkan eustress
Baca Juga: Pandemi Virus Corona Bikin Gejala OCD pada Anak dan Remaja Memburuk!
Anda bisa mendapatkan stres positif dalam hidup melalui beberapa cara berikut ini:
- Mempelajari sesuatu yang baru setiap hari, besar atau kecil
- Mendorong diri keluar dari zona nyaman saat bekerja. Anda mungkin bisa mengambil tanggung jawab baru atau mengembangkan keterampilan baru
- Olahraga
- Mempelajari cara menetapkan tujuan yang menantang dan realistis
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien