Suara.com - Menjaga imunitas anak di tengah pandemi tentu menjadi prioritas bagi orangtua. Imunitas yang kuat akan menghindarikan kita, khususnya anak dari virus corona.
Tapi, bagaimana dengan anak yang picky eater, atau pemilih makanan. Tentu aktivitas makan menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua.
Menurut Medical Director for Nutrition Abbott in Asia Pasific, Dr. Jose Rodolfo Dimaano, Jr, anak dengan kurva pertumbuhan normal, maupun anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, memerlukan nutrisi untuk pemenuhan kebutuhan energi dan mendukung pertumbuhan optimal.
Selain itu, nutrisi dalam jumlah cukup juga dapat membangun imun tubuh yang kuat Ada beberapa nutrisi penting - termasuk protein, seng (zinc), vitamin A, C, D, dan E, yangberperan dalam mengatur, membangun, dan memperkuat sistem imun tubuh.
Nutrisi-nutrisi ini dapat ditemukan dalam makanan bergizi seperti protein tanpa lemak, buahbuahan, sayuran, produk susu, polong-polongan, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Berikut beberapa tips mengoptimalkan nutrisi dalam makanan anak yang picky eater:
Beri anak pilihan makanan bergizi.
Anak-anak akan lebih suka jika mengonsumsi asupan atas pilihan sendiri. Berikan beberapa pilihan sayuran untuk mereka pilih dan dorong anak untuk mengonsumsinya.
Jangan menyerah!
Baca Juga: Anak Sedang Susah Makan, Ini Kiat Tarra Budiman dan Gya Sadiqah
Anak-anak mungkin akan menolak satu kali, dua kali atau bahkan lima kali! Tapi, teruslah tawarkan hingga akhirnya mereka akan mencoba dan belajar
menyukainya.
Jadikan makan sebagai sesuatu yang fun.
Bentuklah wajah dan sosok yang menarik dari pilihan makanan bergizi. Atau jika memungkinan, jadikan kegiatan makan sebagai proyek bersama si kecil.
Serba-serbi pengasuhan kadang terasa menantang. Konsistensi memberikan asupan nutrisi yang baik untuk menjaga imun dan kesehatan akan membuat si kecil merasa lebih baik, dan Anda, sebagai orangtua, juga akan merasa lebih baik.
Vitamin, mineral dan protein berperan penting dalam memelihara sistem imun untuk tetap kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia