Suara.com - Sebagian besar kesuburan berfokus pada perempuan, padahal pria nyatanya menyumbang 8 persen faktor ketidaksuburan pasangan. Pada pria, memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi bisa berpengaruh dalam membuat pasangan lebih mudah untuk hamil.
Dalam hal ini, pola makan telah terbukti memengaruhi kesuburan pria khusunya pada jumlah sperma. Oleh karena itu, asupan juga memiliki pengaruh pada kesuburan.
"Mengatasi semua aspek kesuburan dengan pola makan tentu tidak ada salahnya. Pola makan adalah cara alami yang bagus untuk meningkatkan kesuburan, " kata Arielle Spiegel, CEO dan pendiri Cofertility.
Melansir dari Insider, berikut adalah beberapa pola makan yang harus dipertimbangkan pria yang sedang merencanakan program kehamilan bersama pasangan, antara lain:
1. Ganti Konsumsi Daging Olahan dengan Ikan
Pria yang makan daging olahan dengan jumlah tinggi memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan pria yang makan daging olahan sedikit. Sementara makan ikan dikaitkan dengan jumlah sperma yang lebih tinggi.
2. Hindari Kedelai
Makan produk kedelai dikaitkan dengan jumlah sperma yang lebih rendah. Kedelai sendiri dikenal bisa meniru hormon estrogen dalam tubuh wanita.
3. Meningkatkan Asupan Buah dan Sayuran
Baca Juga: Waspada, Studi Baru Temukan Virus Corona Dapat Mengganggu Kesuburan Pria!
Makan lebih banyak buah dan sayuran dikaitkan dengan peningkatan jumlah sperma. Secara khusus, likopen yang ditemukan dalam tomat dan buah serta sayuran merah lainnya telah dikaitkan dengan peningkatan kesuburan pria.
"Suplementasi Lycopene 4-8 mg selama 8 sampai 12 bulan dapat meningkatkan kesehatan sperma dan meningkatkan kemungkinan menghamili," kata Soma Mandal, MD, seorang internis kesehatan wanita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink