Suara.com - Penyakit bisa menjadi faktor yang paling memengaruhi kualitas hidup seseorang. Dengan begitu, menjaga kesehatan menjadi hal yang paling pokok.
Setidaknya ada beberpa penyakit kronis yang perlu Anda waspadai karena bisa menjadi penyebab kematian. Melansir dari Hello Sehat, berikut adalah tiga penyakit paling mematikan di Indonesia, antara lain:
1. Stroke
Menurut survei yang dilakukan Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2014, menunjukkan bahwa stroke menjadi peringkat satu dalam hal penyakit paling mematikan. Setidaknya 21,1 persen orang dengan stroke mengalami kematian.
Umumnya stroke terjadi pada usia 45 tahun ke atas, namun usia muda juga bisa mengalami penyakit ini. Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat bisa mencegah stroke.
Setelah stroke, jantung koroner menempati posisi kedua sebagai penyakit paling mematikan di Indonesia. Pada Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI 2013, jumlah total pasien jantung koroner mencapai 7 hingga 12 persen dari populasi di Indonesia.
Penyakit jantung koroner sendiri bisa dicegah dengan pola hidup sehat seperti mengurangi makanan tinggi lemak jenuh, alkohol, merokok, hingga rajin berolahraga.
3. Diabetes Militus
Baca Juga: Studi: Makan Kacang Panggang Bisa Turunkan Risiko Kematian 12 Persen
Penyakit metabolik, diabetes melitus menempati posisi ketiga dengan jumlah 1,4 hingga 2,1 persen populasi di Indonesia. Hal ini disebutkan pada Data Informasi Kemenkes tahu 2013.
Sementara menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes melitus menyumbang 6,5 persen penyebab kematian penduduk.
"Cegah diabetes sejak dini dengan membatasi asupan gula dan rutin olahraga. Jangan lupa cek gula darah setiap hari untuk menjaga kadar gula darah tetap normal," catat Hello Sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS