Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengajak Kepala Desa beserta perangkat lainnya bersama-sama dengan masyarakat menjadi garda terdepan guna memutus mata rantai penularan Covid-19.
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi, mengatakan 3M menjadi perilaku utama yang bisa dilakukan agar masyarakat terhindar dari penularan Covid-19.
“Kami mengingatkan kepada semua masyarakat untuk terus patuh disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun yang kita kenal dengan istilah 3M,” ujar Sonny dalam pernyataannya pada siaran video yang diterima Suara.com, Rabu (2/12/2020).
Menurutnya, peran kepala desa perlu menjadi teladan contoh untuk patuh pada 3 M bersama masyarakat desa. Perekonomian desa juga harus tetap berjalan tetapi harus dengan disiplin 3 M.
“Indonesia memiliki 74.953 desa tersebar dari Sabang sampai Merauke. Semua harus bersatu untuk berperan setara membangun bangsa, seperti bangsa-bangsa dunia lainnya yang sedang berjuang menghadapi Covid-19. Ingat bahwa virus ini berbahaya dapat menyerang siapa saja,” tegas dia.
Selain itu, Sonny juga kembali menerangkan salah satu terpenting saat ini di masa pandemi Covid-19 yakni sosialisasi, terlebih lewat pemerintah daerah.
“Sosialisasi lewat pemerintah tingkat RT, RW, Desa, Kelurahan hingga Kecamatan diyakini juga bisa secara cepat akan menjangkau kepada masyarakat dengan kampanye 3 M. Sebab dengan tiga hal tersebut bisa menurunkan resiko 85 persen pencegahan virus corona,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?