Suara.com - Kasus infeksi Covid-19 pasca-musim liburan cenderung meningkat.
Kondisi itu juga yang kini tengah dialami Amerika Serikat dengan kasus harian yang sempat tembus hingga lebih dari 200 ribu pada Sabtu (5/12).
Selama dua minggu, laporan angka kematian akibat Covid-19 di AS juga mencapai 2.000 jiwa per hari. Kondisi yang sama terjadi seperti saat musim semi di puncak gelombang pertama wabah di negara itu.
Pejabat kesehatan AS memperingatkan bahwa lonjakan kasus infeksi serta kematian terjadi setelah jutaan orang Amerika melakukan perjalanan merayakan liburan Thanksgiving, minggu lalu. Padahal ada permintaan dari pihak berwenang untuk tetap di rumah.
Data dari situs worldometers.info, total kasus Covid-19 di Amerika Serikat saat ini telah lebih dari 15,15 juta infeksi, 8,85 kasus di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 288.906 jiwa meninggal dunia. Sehingga kasus aktif tercatat masih ada lebih dari 6 juta.
Kondisi sebaliknya terjadi di India, negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Kementerian Kesehatan setempat melaporkan laju kasus baru di India telah mengalami tren penurunan, dengan laporan kasus harian selalu di bawah 50.000 dalam satu bulan terakhir.
India saat ini memiliki total 9,67 juta kasus. Secara global, India juga termasuk salah satu negara dengan angka kematian terendah per 1 juta penduduk, menurut Kementerian Kesehatan.
Total angka kematian akibat Covid-19 di India ada 140.590 jiwa, lebih rendah dari Brasil yang melaporkan 176.962 jiwa selama pandemi.
Kementerian dalam negeri India juga telah mengizinkan negara bagian untuk memberlakukan pembatasan lokal, seperti jam malam. Ia telah meminta pejabat negara untuk berkonsultasi sebelum memberlakukan lockdown di tingkat negara bagian, distrik atau kota.
Baca Juga: Keras! Rocky Gerung Katai Mensos Juliari Batubara Dungu Korupsi Dana COVID
Sementara itu, secara global, infeksi virus corona Covid-19 telah bertambah 534.677 kasus dalam 24 jam terakhir. Sehingga jumlah infeksi di dunia telah mencapai 67,37 juta kasus tersebar di 220 negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?