Suara.com - Sejak tahun 2010, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui pedoman tentang aktivitas fisik mereka. Dalam hal ini, standar baru kebugaran mereka bukan hanya soal imbauan berolahraga, namun juga bergerak dengan sederhana.
Melansir dari Bustle, berikut beberapa kegiatan santai namun bisa setara dengan aktivitas fisik yang disarankan WHO, antara lain:
1. Aktivitas Fisik saat Duduk
Agar lebih inklusif untuk penyandang disabilitas, WHO menghitung aktivitas yang Anda lakukan sambil duduk sebagai gerakan untuk kesehatan. Hal ini bisa termasuk yoga kursi atau sesi video game.
2. Sedikit Menari
Hanya punya sedikit waktu dan energi untuk menari dengan lagu favorit Anda juga bisa dihitung olahraga oleh WHO. Gerakan menari harus bertahan setidaknya 10 menit untuk setara dengan olahraga.
3. Angkat Beban
Mengangkat beban ringan sering kali dianggap tidak cukup sebagai olahraga karena tidak meningkatkan detak jantung Anda seperti berlari. Tapi WHO merekomendasikan sesi latihan beban ringan setidaknya dua kali seminggu.
4. Latihan Keseimbangan
Baca Juga: Aktivitas Kecil seperti Naik Tangga Setiap Hari Baik untuk Kesehatan Mental
Daripada sering bergerak secara fisik, pedoman WHO menyarankan untuk melakukan latihan keseimbangan sebagai komponen penting dari kebugaran terutama untuk orang yang lebih tua.
5. Jalan-jalan Santai
Anda dapat berjalan-jalan santai atau berjalan kaki sebagai bagian dari program olahraga.
Jika gagasan berolahraga antara 150 dan 300 menit per minggu terlalu berat, Anda dapat meningkatkan intensitas dan melakukan lebih dari satu atau dua jam total olahraga atau aktivitas fisik per minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak