Suara.com - Olahraga rutin dapat membantu tubuh tetap kuat dan sehat serta meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi kecemasan hingga depresi. Jika tidak punya waktu untuk berolahraga, Anda bisa menyiasatinya dengan naik tangga setiap hari.
Sebab, sebuah studi baru telah mengungkapkan bahwa bahkan aktivitas sehari-hari seperti menaiki tangga atau sekadar berjalan-jalan santai dapat secara signifikan meningkatkan kesejahteraan fisik dan kesehatan mental Anda selama masa pandemi, terutama pada orang yang rentan terhadap gangguan kejiwaan.
Dilansir dari The Health Site, menaiki tangga setiap hari dapat membantu Anda merasa terjaga dan penuh energi, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan mental, tulis penulis makalah studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances.
Para peneliti dari Karlsruhe Institute of Technology (KIT) dan Central Institute of Mental Health (CIMH) di Jerman juga telah mengidentifikasi daerah otak yang memainkan peran sentral dalam proses ini.
Mereka menemukan bahwa 'subgenual cingulate cortex', bagian dari cerebral cortex, penting untuk interaksi antara aktivitas sehari-hari dan kesejahteraan yang efektif. Ini adalah wilayah di mana emosi dan ketahanan terhadap gangguan kejiwaan diatur.
Orang dengan volume materi otak abu-abu yang lebih kecil di wilayah ini dan berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kejiwaan merasa memiliki sedikit energi saat mereka tidak aktif secara fisik.
Namun, setelah aktivitas sehari-hari seperti naik tangga, orang-orang ini bahkan merasa lebih dipenuhi dengan energi daripada orang-orang dengan volume otak yang lebih besar.
Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari bermanfaat bagi kesejahteraan, terutama pada orang yang rentan terhadap gangguan kejiwaan, kata para penulis.
Namun selain naik tangga, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental. Di antaranya adalah:
Baca Juga: Gerakan Senam Lantai yang Mudah Dipraktekkan di Rumah
1. Tidur cukup
Tidur membantu mengatur bahan kimia di otak kita yang penting dalam mengatur suasana hati dan emosi kita. Kurang tidur bisa membuat kita merasa tertekan atau cemas.
2. Pola makan sehat dan seimbang
Pola makan yang seimbang sama pentingnya untuk kesehatan mental dan kesehatan fisik. Makan banyak buah dan sayuran bersama dengan makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon untuk meningkatkan kesehatan mental Anda.
3. Hindari alkohol dan rokok
Konsumsi alkohol yang berlebihan dalam waktu lama dapat menyebabkan defisiensi tiamin, yang penting untuk fungsi otak. Kekurangan tiamin dapat menyebabkan masalah memori yang parah, masalah motorik (koordinasi), kebingungan, dan masalah mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh