Suara.com - Aktris Hollywood Rebel Wilson mengatakan dalam siaran langsung Instagramnya pada minggu lalu bahwa salah satu bagian dari program diet Mayr adalah detoksifikasi untuk mengurangi jamur dalam sistem percernaannya.
"Aku memiliki banyak jamur yang disebut candida di usus, yang menyukai gula, membuatku menyukai gula. Jadi aku mencoba untuk menyingkirkannya," kata Wilson.
Wilson mengatakan pernyataannya itu berdasarkan pengalamannya sendiri.
Namun, dilansir Insider, para ahli mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pertumbuhan jamur berlebihan dapat menyebabkan jenis gejala tersebut atau detoksifikasi dapat membantu menghilangkannya.
Candida mengacu pada beberapa spesies ragi atau jamur yang secara alami berada di dalam atau di sekitar tubuh. Umumnya jamur ini tidak menyebabkan masalah kesehatan apa pun.
Beberapa jenis memang dapat menyebabkan infeksi mematikan pada orang dengan sistem kekebalan lemah. Juga, terlalu banyak candida di usus memang bisa memperparah penyakit kronis, terutama penyakit pencernaan atau kekebalan tubuh.
Namun, ada sedikit bukti bahwa pengobatan seperti detoksifikasi gula, diet khusus, atau suplemen dapat memperbaiki masalah kesehayan dengan mengurangi jumlah jamur.
Penelitian juga menunjukkan konsumsi sejumlah besar gula tampaknya tidak memengaruhi jumlah candida pada orang sehat.
Detoksifikasi yang dijalani Wilson mungkin tampak berhasil karena alasan lain. Sebab, mengurangi makanan olahan dan gula dapat memberi manfaat besar untuk kesehatan dan penurunan berat badan.
Baca Juga: 2 ABG Pembunuh Bocah di Bukit Jamur Gresik Divonis 7 Tahun Penjara
"Itu bukan karena kekuatan 'detoksifikasi' khusus atau pengurangan jamur. Itu karena saat Anda menjalani diet seperti ini, Anda cenderung mengganti junk food dengan makanan yang lebih bergizi," kata Sue Heikkinen, kepala ahli gizi terdaftar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?