Suara.com - Kesehatan seorang ibu adalah hal penting. Meski terlihat kecil, dampak kesehatan ibu begitu besar terhadap lingkungan di sekitarnya, terutama pada sang anak.
Seorang ibu yang sehat akan membesarkan anak yang sehat pula. Pengaruhnya bisa dari sejak sang anak di dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.
Singkatnya, ibu yang sehat akan memulai siklus kesehatan antargenerasi, menurut The Conversation.
Di Hari Ibu ini, mari kita telaah mengapa kesehatan ibu sangat penting.
Kesehatan seorang ibu dapat ditentukan dari bagaimana ibu tersebut merawat diri mereka sendiri.
"Ketika Anda berhenti merawat diri sendiri, kemampuan Anda untuk merawat anak akan terpengaruh dan kemampuan untuk menikmati peran sebagai ibu juga terpengaruh," kata Kelly L. Ross, MD, ahli rumah sakit anak di Rumah Sakit Anak St. Louis.
Ross mengatakan seorang ibu yang cukup istirahat, makan makanan sehat, banyak berolahraga, menjaga hubungan dekat dengan teman-temannya dan tidak ragu untuk mendapat bantuan saat sadar bahwa ia tidak mampu mengatasi beberapa hal dengan baik, akan jauh lebih siap untuk menjadi ibu terbaik bagi keluarga mereka.
"Tidaklah egois meluangkan waktu untuk berolahraga atau mendapat tidur yang cukup setiap malam," sambungnya, dilansir Healthy Children.
Di sisi lain, kebiasaan baik ini secara tidak langsung akan menurun kepada anak yang mengawasi dan meniru sang ibu.
Baca Juga: Viral Ibu Hamil Tak Pernah Minum Vitamin, Dokter Kandungan Angkat Bicara
"Jika kau tidak pernah minum air, bagaimana bisa meminta mereka untuk minum air dengan cukup setiap hari? Jika aku tidak pernah olahraga, bagaimana kau bisa memberi tahu mereka bahwa penting untuk berolahraga agar sehat?," Ross mengingatkan.
Menurut Ross, seeorang menjadi ibu yang baik dengan menjadi contoh yang baik.
Jadi, sangat penting bagi seorang ibu untuk merawat diri mereka sendiri demi keberlangsungan hidupnya serta sang anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh