Suara.com - Sementara masih dikembangkan, keamanan vaksin Covid-19 untuk semua orang masih menjadi pertanyaan. Dalam hal ini perempuan hamil dan ibu menyusui mungkin tidak berkesempatan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. Hal ini sesuai dengan anjuran National Health Service (NHS), Inggris.
Melansir dari Times of India, NHS mengeluarkan nasihat bagi perempuan usia subur dan mereka yang menyusui bayi baru lahir untuk menghindari vaksin. Hal ini disebabkan karena belum ada rincian penelitian mengenai boleh atau tidaknya vaksin untuk ibu menyusui.
Oleh karena itu, para ahli mengimbau agar ibu hamil dan menyusui harus menunggu kepastian pengujian sebelum menggunakan vaksin.
Meskipun belum ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tidak aman untuk perempuan menyusui, namun untuk menargetkan dosis vaksin bagi mereka maka membutuhkan bukti dan pengujian tambahan.
Alasan lain mengapa para ahli meminta ibu menyusui tidak mendapatkan vaksin disebabkan karena kelompok menyusui belum pernah dimasukkan pada penelitian sebelumnya. Para ahli belum mengetahui dosis yang cocok dan efektif untuk mereka.
Para ilmuwan juga khawatir bahwa vaksin mRNA baru, seperti yang ditawarkan Pfizer dan Moderna mungkin tidak cocok untuk ibu menyusui atau perempuan hamil. Hal ini disebabkan karena perempuan hamil dan ibu menyusui mengalami perubahan sistem kekebalan. Dengan begitu, maka dosis vaksin tetap harus disesuaikan demi efektivitas dan kemanan vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital