News / Nasional
Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:03 WIB
Kepala BGN Sudaryono (tengah), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (kanan) dan Wakil Gubernur Universitas Yos Sunitiyoso (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym]
Baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menyatakan kesiapan lembaganya menjalankan penganggaran Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta pada Jumat (31/7/2026).
  • Badan Gizi Nasional fokus menjalankan operasional program agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat penerima di Indonesia.
  • BGN menyelaraskan data bersama kementerian terkait guna mempercepat perluasan layanan intervensi gizi di wilayah berprevalensi stunting tinggi.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) siap menjalankan kebijakan penganggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan memastikan program peningkatan kualitas gizi nasional itu optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan, BGN berada pada tataran operasional sehingga seluruh pelaksanaan program akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah melalui mekanisme penganggaran yang berlaku.

"Kami adalah lembaga pemerintah di tingkat operasional, apapun keputusan negara dan kebijakan pemerintah nantinya, kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas kami adalah memastikan Program MBG berjalan optimal untuk masyarakat," ujar Sudaryono di Jakarta pada Jumat (31/7/2026).

Ia mengemukakan kebijakan mengenai penganggaran merupakan kewenangan pemerintah melalui mekanisme yang melibatkan Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait.

Oleh karena itu BGN akan fokus pada pelaksanaan Program MBG sehingga dapat terus dirasakan oleh para penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Alokasi anggaran untuk Program MBG akan digunakan dengan sebaik-baiknya," ucap Sudaryono.

Hingga saat ini, lanjut dia, BGN memastikan seluruh pelaksanaan Program MBG yang telah berjalan tetap berlangsung dengan baik.

Selain itu BGN juga terus menyelaraskan data bersama kementerian terkait untuk mempercepat perluasan layanan di wilayah yang memiliki prevalensi stunting tinggi, sehingga intervensi gizi dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

Sudaryono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui Program MBG, mengingat pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh pihak dengan mengedepankan optimisme, data, dan akal sehat, dalam melihat berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel

Load More