Suara.com - Penyakit Menular Seksual (PMS) merupan infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang ditransfer melalui hubungan seks baik oral, vaginal, mauapun anal.
Melansir dari Healthshots, ada beberapa PMS paling umum yang bisa terjadi baik pada perempuan maupun laki-laki, antara lain:
1. Klamidia
Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang dapat menyebar melalui hubungan seks vaginal, oral, dan anal. Perempuan hamil mungkin saja menularkan klamidia kepada anak-anaknya selama persalinan yang menyebabkan pneumonia atau infeksi mata yang serius.
Masa inkubasi penyakit ini adalah satu hingga dua minggu.Berikut beberapa gejala klamidia, antara lain:
-Sakit saat buang air kecil
- Keputihan dari penis pada pria
- Hubungan seksual yang menyakitkan pada perempuan
- Perdarahan antara periode dan setelah berhubungan seks
2. Gonore
Menurut Dokter Manisha Ranjan, Konsultan Obstetri dan Ginekologi di India menyatakan bahwa gonore disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini ditransfer selama aktivitas seksual termasuk seks oral maupun vaginal. Masa inkubasinya sekitar dua minggu.
Beberapa gejala yang muncul antara lain:
Baca Juga: Ritual Obati Penyakit Kelamin Bantuan Gaib, Harto Sodomi Pemuda Tanggung
- Nyeri buang air kecil
- Keluarnya cairan seperti bisul dari ujung penis
- Nyeri atau bengkak di salah satu testis,
- Peningkatan keputihan
- Nyeri perut atau panggul
3. Herpes Kelamin
Ada 2 jenis infeksi virus herpes simpleks yang dapat menyebabkan herpes genital, yakni HSV-1 dan HSV-2.
Gejala:
- Nyeri atau gatal di area genital
-Benjolan kecil berwarna merah atau lecet putih kecil
4. Sifilis
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin