Suara.com - Umumnya setiap orang akan disuntik vaksin virus corona satu hingga dua dosis. Tapi lantaran satu keluarga dinyakatan positif Covid-19, anak ini mengaku disuntik 16 kali vaksin corona.
Sementara itu, ahli dari Universitas Gadjah Mada menyebut bahwa varian baru virus corona bisa mempengaruhi tes PCR. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Satu Keluarga Positif Virus Corona, Sang Anak Akui Dapat Suntikan 16 Kali
Ishaan Arora, seorang anak laki-laki usia 11 tahun asal India terinfeksi virus corona Covid-19 beserta keluarganya. Mereka pun berbagi perjuangannya melawan virus corona.
Awalnya, mereka sekeluarga panik ketika dinyatakan positif virus corona. Padahal mereka sudah berusaha untuk mencegah penularan sepanjang tahun 2020 ini.
2. Ahli Genetik UGM: Varian Baru Virus Corona Bisa Memengaruhi Hasil Tes PCR
Dosen Fakultas Kodokteran Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr Gunadi, SpBA, PhD, mengatakan bahwa mutasi virus corona yang terindentifikasi di Inggris dapat memengaruhi hasil tes swab PCR jika tes menggunakan gen S.
Ia menjelaskan bahwa varian virus corona baru tersebut terdiri dari multipel mutasi pada protein S. Karenanya, diagnosis Covid-19 yang menggunakan gen S bisa memberikan hasil negatif palsu.
Baca Juga: Tes Cepat Antigen Gratis untuk Pengunjung Kebun Binatang Bandung
3. Studi: Virus Corona Mutasi Baru 56 Persen Lebih Menular
Virus corona strain baru yang pertama muncul di South Wales, Inggris memang dikenal bisa menular lebih cepat. Bahkan penelitian baru menyebutkan bahwa strain yang disebut Sars-CoV-2 VUI-202012/01 bisa 56 persen lebih menular.
Melansir dari Times of India, varian baru ini memutasi genetik pada protein "lonjakan" yang dapat menyebabkan penyebaran virus dengan mudah. Varian ini memiliki 17 mutasi yang memengaruhi bentuk virus, termasuk protein lonjakan yang menjadi asal nama keluarga virus corona.
4. Pandemi Bikin 5 Selebriti Dunia Ini Berhasil Diet, Apa Rahasianya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS