Suara.com - Pedoman diet pemerintah Amerika Serikat pertama untuk bayi dan balita yang dirilis Selasa (29/12/2020) merekomendasikan bahwa Anda wajib memberikan ASI selama setidaknya enam bulan. Anda juga disarankan untuk tidak memberikan tambahan gula untuk anak di bawah usia dua tahun.
Melansir dari Huffpost, pedoman tersebut membatasi tambahan gula hingga kurang dari 10 persen kalori per hari setelah usia dua tahun. Pedoman tersebut dikeluarkan setiap lima tahun oleh Departemen Pertanian, serta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat. Pemerintah menggunakannya untuk menetapkan standar makan siang sekolah dan program lainnya.
“Masih banyak yang perlu kita pelajari,” kata Barbara Schneeman, ahli gizi di University of California, Davis pada Huffpost.
Pedoman tersebut juga menunjukkan bahwa bayi seharusnya hanya mendapat ASI setidaknya sampai mereka mencapai usia 6 bulan. Jika ASI tidak tersedia, mereka harus mendapatkan susu formula bayi yang diperkaya zat besi selama tahun pertama.
Bayi juga harus mendapatkan suplemen vitamin D segera setelah lahir.
Bayi dapat mulai makan makanan lain sekitar 6 bulan dan harus diperkenalkan dengan makanan yang berpotensi menyebabkan alergi bersama dengan makanan lain.
"Memperkenalkan makanan yang mengandung kacang pada tahun pertama mengurangi risiko bayi mengembangkan alergi makanan terhadap kacang," kata pedoman tersebut. Bayi selama sebelum dua tahun juga sebaiknya tidak diberi gula tambahan seperti permen maupu kue.
Sementara itu bagi perempuan hamil disarankan untuk tidak minum alkohol. Sedangkan perempuan menyusui harus berhati-hati dengan kafein dalam jumlah sedang.
Baca Juga: Jual Makanan Lewat Aplikasi Ojol, Deskripsi Menu Ini Bikin Geleng Kepala
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya