Suara.com - Sikat gigi bisa menjadi rumah bagi ratusan juta bakteri. Penelitian dari Universitas Manchester bahkan menyebut, jumlah bakteri yang menghinggap di bulu sikat gigi bisa mencapai 100 juta.
Dokter gigi di Amerika Serikat Suhail Mohiuddin menjelaskan bahwa membasahi bulu sikat dengan air keran sebelum dan sesudah membersihkan gigi sebenarnya tidak benar-benar membuat bersih.
Dokter yang dikenal dengan sebutan Dr. M itu membagikan cara untuk membersihkan bulu sikat dengan benar melalui video yang diunggah akun TikTok.
"Tahukah Anda, sikat gigi Anda mengandung banyak kuman !! Inilah cara membersihkannya dan membuat Anda tetap sehat," tulis Dr. M pada keterangan videonya, dikutip dari Mirror.
Dalam video itu, dia menjelaskan bahwa bulu sikat gigi harus dibersihkan secara teratur untuk menghilangkan bakteri berbahaya. Dr. M menyarankan untuk mencuci kepala sikat dengan sabun dan air hangat setiap hari, pastikan untuk membilas semua sabun dengan benar.
Langkah keduanya dengan 'mendisinfeksi' bulu sikat. Untuk melakukan itu dia mencampur satu sendok teh tiga persen hidrogen peroksida dengan satu cangkir air sebanyak 237ml.
Dia kemudian melarutkan sikat gigi ke dalam campuran dan membiarkannya terendam semalaman sebelum dibilas di pagi hari. Cara lainnya, bisa merendam sikat gigi dalam obat kumur antibakteri.
Tetapi, jika tidak memiliki obat kumur, larutkan pembersih gigi palsu atau campuran dua sendok teh soda kue dalam air juga bisa jadi alternatif.
Baca Juga: Uang Bisa Membawa Bakteri dan Kuman, Biasakan Cuci Tangan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter