Suara.com - Tidak hanya mengganggu kesehatan mental karena memicu kecemasan dan depresi, kesepian juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Padahal kekebalan tubuh adalah senjata andalan untuk bisa menang melawan virus corona penyebab sakit Covid-19 yang menginfeksi tubuh. Kesepian menurunkan kekebalan tubuh akibat dari paparan stres yang berlebih.
"Orang-orang kesepian cenderung lebih banyak mengalami stres berlebih," ujar Internis Soma Mandal, MD mengutip Insider, Kamis (31/12/2020).
Kesepian bisa merangsang hormon stres dan mengaktifkan adrenokortikal sistem, yang dikenal sebagai respon 'lari atau melawan', dan bila ini terjadi terus menerus bisa berbahaya.
"Kesepian kronis bisa mengganggu kemampuan tubuh dalam mendeteksi penyakit dan melemahkan sistem kekebalan tubuh," ujar Dokter Emergency, Chirag Shah, MD.
Hal ini juga selaras dengan hasil dari dua penelitian di 2013 yang menemukan orang dewasa kesepian karena stres mengalami lebih banyak peradangan tubuh atau jatuh sakit.
Meski hanya melibatkan 134 dan 144 peserta yang diteliti, namun kedua penelitian ini menemukan hubungan erat antara kesepian dan peradangan tubuh.
Peradangan sendiri adalah respon tubuh terhadap cedera atau luka, biasanya yang timbul dalam bentuk pembengkakan di organ atau kemerahan pada kulit. Pembengkakan terjadi karena sel darah putih berpindah ke area tubuh yang cedera.
"Bahayanya peradangan bisa menyebabkan penyakit lain seperti jantung, kanker dan demensia. Hal ini juga bisa mempengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus," terang Mandal.
Baca Juga: Sering Sakit? Ini 5 Tanda Kekebalan Tubuh Melemah
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026