Suara.com - Seorang petugas kesehatan di Boston Medical Center pada Kamis (24/12/2020) mengalami reaksi buruk setelah menerima vaksin Covid-19 Moderna. Hasil analisis menunjukkan ia memiliki riwayat alergi.
Berdasarkan laporan CNN, ini adalah kasus reaksi alergi pertama dari vaksin Moderna. Sedangkan sebelumnya ada enam kasus yang sama dari vaksin Pfizer.
"Setelah aku mendapat vaksin, aku merasa takikardia, tapi mungkin itu karena cemas akibat rasa takut setelah mengetahui reaksi Pfizer di AS, terutama pada orang-orang yang memiliki alergi kerang, sepertiku," kata Hossein Sadrzadeh.
Takikardia merupakan kondisi saat detak jantung melebihi 100 kali per menit, yang mana melebihi detak normal.
"Detak jantungku mencapai 150, detak jantung mornalku 75. Enam atau tujuh menit setelah suntikan vaksin, aku merasa di lidah dan tenggorokanku mengalami, seperti, sensasi aneh kesemutan dan mati rasa, reaksi yang sama yang aku alami sebelum terkena alegi kerang," jelasnya lagi.
Tidak hanya itu, ia juga mengalami tekanan darah rendah hingga tidak dapat terdeteksi di monitor.
Saat inilah Sadrzadeh memutuskan untuk menggunakan EpiPen, obat alergi, dan langsung dibawa ke UGD. Setelah empat jam reaksi alerginya dipantau, ia diperbolehkan pulang.
Terkait kasus ini, Moderna mengatakan sedang menyelidiki lebih lanjut. Hingga kini belum diketahui bahan apa yang kemungkinan menjadi penyebab reaksi buruk pada penderita alergi.
Baca Juga: Ahli: Vaksin Oxford Memungkinkan Aman untuk Ibu Hamil dan Orang Alergi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak