Suara.com - Selama ini kita selalu melihat Lee Ji-eun, atau yang lebih akrab disapa IU, ceria ketika di depan kamera. Namun siapa sangka jika penyanyi sekaligus aktris asal Korea Selatan tersebut berjuang melawan gangguan makan dan kecemasan?
Di acara "Healing Camp, Aren't You Happy" pada 2014 silam, secara terbuka IU menceritakan gangguan makannya.
Ia mengaku mengidap bulimia setelah mengalami kecemasan, meragukan dan membenci dirinya sendiri, serta takut popularitasnya hilang.
Untuk jangka waktu tertentu, IU mengatakan ia hanya akan makan, memuntahkannya, kemudian tertidur. Hingga akhirnya ia mencari bantuan profesional dan mendapat nasihat dari orang lain.
Wanita 27 tahun ini pun mulai menjaga kesehatan mental dan fisiknya dengan membuat jurnal harian.
Namun, dilansir South China Morning Post, masalah tidak sepenuhnya selesai karena ia akan mengalihkan stres ke makanan.
Setelah itu, ia mencari pengobatan dan mulai mengikuti aturan makan baru yang lebih sehat, termasuk makan setelah berolahraga.
Berdasarkan National Eating Disorder, bulimia merupakan gangguan makan serius dan berpotensi mengancam jiwa yang ditandai dengan siklus makan berlebihan dan perilaku 'kompensasi', seperti muntah yang diinduksi sendiri, untuk mengimbangi efek makan berlebihan.
Tetapi, menurut Mayo Clinic, muntah bukanlah satu-satunya cara mengeluarkan makanan yang dikonsumsi. Mengonsumsi obat pencahar, suplemen penurun berat badan, atau diuretik setelah makan banyak, merupakan beberapa cara lain yang bisa jadi alternatif solusi.
Baca Juga: Demi Lovato Sebut Gangguan Makan Sudah 'Mengalir' di Keluarganya, Bisakah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!