Suara.com - Kalina Oktarani dibuat bingung dengan diagnosis dokter serta hasil tes swab PCR yang ia jalani beberapa hari lalu di sebuah rumah sakit.
Hal ini berawal dari turunnya kondisi kesehatan Kalina saat berlibur di Bali. Ia sempat menjalani tes swab, antigen dan PCR, dengan hasil negatif.
Karena kondisinya masih lemah, akhirnya sang kekasih, Vicky Prasetyo, membawa Kalina ke sebuah rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Tapi karena keadaan saya yang masih lemah, akhirnya mas Vicky berinisiatif melarikan saya ke RS dan saya dirawat di RS (sampai hari ini)," tulis Kalina dalam unggahan instagram.
Di rumah sakit, Kalina menjalani CT scan yang menyatakan mantan istri Deddy Corbuzier tersebut menderita pneumonia.
Karena hasil ini, dokter pun langsung mendiagnosis Kalina dengan Covid-19 walau hasil tes PCR belum keluar. Pagi harinya, Kalina dapat bernapas lega karena hasilnya menunjukkan negatif Covid-19.
Pneumonia merupakan infeksi paru-paru yang menyebabkan peradangan pada kantung udara kecil di dalam paru-paru (alveoli). Penyebabnya bisa dari virus, bakteri, serta jamur.
Penyakit ini bisa menjadi salah satu komplikasi dari Covid-19.
Menurut WebMD, seorang penderita Covid-19 yang mengembangkannya menjadi pneumonia mungkin mengalami hal ini:
Baca Juga: Covid-19 Dapat Menyebabkan Pneumonia, Apa Perbedaannya dengan yang Umum?
- Detak jantung cepat
- Sesak napas
- Napas cepat
- Pusing
- Berkeringat
Selain berdasarkan gejala dan hasil tes laboratorium, tes darah juga dapat menunjukkan tanda pneumonia pada pasien Covid-19.
Tandanya bisa berupa limfosit rendah dan peningkatan protein C-reaktif (CRP).
Darah pasien juga kemungkinan kekuarangan oksigen, serta CT scan dada menunjukkan area kerusakan yang tidak merata di kedua paru-paru yang disebut 'ground glass'.
Meski begitu, Kalina tetap bersabar dan berharap ia segera pulih.
"Doakan saya, apapun penyakit saya semoga saya bisa segera kumpul ke pelukan orang-orang yang saya cintai," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh