Suara.com - Kekambuhan penyakit autoimun punya kemiripan dengan gejala infeksi Covid-19. Oleh sebab itu, sulit membedakan gejala antara kedua penyakit tersebut.
Spesialis penyakit dalam dr. R. M. Suryo Anggoro. Sp. PD-KR., mengatakan, salah satu gejala yang mirip antara kedua penyakit tersebut adalah demam.
"Gejala Covid-19 bisa menyerupai gejala autoimun seperti demam. Saya ada pasien RA (Rheumatoid Arthritis) dia mengalami demam, badannya sakit semua, meriang, seperti awal dia mengalami RA. Tapi setelah diperiksa ternyata dia terinfeksi Covid-19. Artinya kadang kala sulit kalau hanya dari gejala saja," jelas Suryo dalam webinar virtual dari ICTEC RSCM-FKUI, Rabu (13/1/2021).
Bukan hanya gejala umum, pada penyakit autoimun yang menyerang paru-paru juga pemeriksaan CT-scan menyerupai dengan pasien Covid-19, lanjut dokter Suryo.
"Itu lebih sulit juga mendeteksinya. Ada beberapa penyakit autoimun yang mengalami peradangan paru, datang dengan keluhan sesak, CT-scan mirip dengan peradangan covid," ucapnya.
Sehingga, diagnosa Covid-19 terhadap pasien autoimun harus lebih detail dilakukan. Menurut dokter Suryo, yang bisa membedakan dan memastikan pasien autoimun positif Covid-19 hanya dengan pemeriksaan melalui tes PCR.
Ketika orang dengan autoimun mengalami demam dan berobat ke rumah sakit, dokter akan lebih dulu evaluasi penyakit autoimun untuk mengecek apakah ada kekambuhan.
"Dilanjutkan dengan evaluasi tanda Covid-19," kata dokter Suryo.
Baca Juga: Kamis Besok Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Disuntik Vaksin Sinovac
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh