Suara.com - Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk diet? Setiap orang memiliki jangka waktu berbeda-beda untuk bisa menurunkan berat badan. Kondisi itu tentu dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis diet yang dilakukan, target berat badan, hingga kondisi kesehatan.
Tetapi, jika Anda merasa terbatas dengan waktu dan harus menurunkan berat badan dalam waktu tiga bulan saja, hal itu bukannya tidak mungkin, lho. Dikutip dari Times of India, ada beberapa cara yang jika dilakukan secara konsisten, bisa membantu menurunkan berat badan dalam waktu tiga bulan.
1. Buat defisit kalori
Agar berat badan turun, artinya asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh harus lebih sedikit dari biasanya. Tubuh manusia membutuhkan kalori untuk beraktivitas. Untuk memulai perjalanan penurunan berat badan atau penurunan lemak, Anda perlu membuat defisit kalori hanya dengan makan di bawah kalori harian.
Misalnya, jika kebutuhan kalori harian Anda 2000, maka saat diet kurangi asupan kalori menjadi 1700 hingga 1800 kalori per hari. Secara perlahan-lahan, Anda dapat mengurangi kalori hingga menjadi 1500.
Perlu diingat bahwa kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda. Hal ini sangat dipengaruhi dengan usia, tinggi badan, hingga aktivitas sehari-hari yang dilakukan. Untuk menentukan defisit kalori dalam batas aman, sebaiknya konsultasi dengan ahli gizi. Sekaligus meminta saran terkait asuoan konsumsi makanan yang mendukung diet.
2. Aktivitas fisik
Setelah menentukan asupan kalori harian, biasakan tubuh selalu bergerak aktif. Mulai berolahraga atau menikmati beberapa aktivitas kebugaran lainnya. Pilih aktivitas fisik atau olahraga yang memang Anda senangi dan tidak merasa terbebani saat melakukannya.
3. Berjalan minimal 10.000 langkah
Alat hebat lainnya untuk memperkuat perjalanan penurunan berat badan adalah berjalan kaki sekitar 10.000 langkah setiap hari. Ini adalah hal yang sangat sederhana untuk dilakukan dan akan membantu dalam membakar sekitar 400-500 kalori setiap hari atau sebesar 2800-3500 kalori dalam seminggu.
4. Gunakan energi untuk melakukan aktivitas harian
Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah melakukan NEAT yaitu thermogenesis aktivitas non-olahraga. Misalnya, naik tangga saat menuju lantai atas di kantor, daripada menggunakan lift. Atau gunakan sepeda untuk transportasi dalam jarak dekat. Cara lainnya, cobalah berjalan sambil berbicara di telepon, jangan duduk terlalu lama, dan lakukan peregangan sepanjang hari.
Bagaimana, sudah siap menurunkan berat badan dalam waktu 3 bulan?
Baca Juga: Studi: Diet Ketat Rendah Karbohidrat Turunkan Risiko Gejala Diabetes Tipe 2
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia