Suara.com - Beberapa vaksin Covid-19 telah disetujui sebagai penggunaan darurat di sejumlah negara, mulai dari vaksin Sinovac, Pfizer, Moderna, Oxford hingga Covaxin. Tapi, vaksin Covid-19 itu juga menimbulkan kekhawatiran pada sejumlah orang.
Selain produksinya yang cepat di tengah pandemi, vaksin Covid-19 ini juga memiliki kemungkinan bisa menimbulkan efek samping.
Efek samping yang dialami setiap orang pun bisa berbeda-beda, tergantung pada kondisi kesehatannya. Kelelahan adalah salah satu efek samping vaksin Covid-19 yang dilaporkan oleh banyak orang.
Melansir Times of India, kelelahan bisa jadi reaksi yang normal terjadi setelah suntik vaksin. Di beberapa negara, banyak orang mengaku mengalami kelelahan setelah suntik vaksin Covid-19.
Tapi, apakah kelelahan itu reaksi yang normal setelah vaksin? Pada dasarnya, imunisasi atau vaksin bekerja dengan cara menipu tubuh.
Saat sistem kekebalan disuntik dengan strain virus yang hidup atau dimodifikasi, kekebalan akan memulai reaksi inflamasi tertentu dan menyiapkan antibodi.
Pada gilirannya, proses ini menyebabkan sejumlah efek samping seperti demam, menggigil, nyeri di lokasi suntikan, mual dan kelelahan.
Kini, sebagian besar efek samping biasanya bersifat ringan dan sementara. Efek samping ini biasanya terjadi setelah Anda mendapatkan suntikan dosis kedua vaksin.
Namun, kelelahan juga bisa mengartikan kondisi lain selain suntik vaksin Covid-19. Biasanya, kelelahan disebabkan oleh masalah sistem kekebalan yang terlalu aktif, gaya hidup dan stres.
Baca Juga: China Meminta Australia Tunda Penggunaan Vaksin Pfizer
Pada kasus infeksi virus dan bakteri, kelelahan bisa disebabkan oleh penyebaran kuman yang menular dan cepat ke sel-sel vital tubuh. Dalam kasus vaksinasi, ketika tubuh terinfeksi kuman, maka kelelahan dan kantung adalah respons peradangan yang umum.
Jadi, kelelahan tidak hanya berkaitan dengan efek samping suntik vaksin, tetapi juga masalah lain, seperti obesitas, pemulihan suatu penyakit dan stres.
Jika Anda mengalami gejala lain setelah mendapatkan suntik vaksin, seperti demam atau kedinginan. Kelelahan mungkin bisa dikaitkan sebagai efek samping suntik vaksin.
Bila kelelahan berkaitan dengan suntik vaksin Covid-19, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi, kelelahan dan energi yang menurun mungkin membuat aktivitas Anda tidak nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi