Suara.com - Merawat tanaman hias yang diletakkan di rumah memang belakangan menjadi tren hobi banyak orang. Bagi Anda yang menekuni hobi ini, Anda beruntung karena aktivitas ini bisa menyehatkan mental.
Sebuah studi internasional menunjukkan bahwa memiliki tanaman di rumah bisa memberikan pengaruh positif pada kesehatan mental.
Penelitian ini disusun oleh Research Group for Urban Nature and Biosystems Engineering (NATURIB), Escuela Técnica Superior of Agricultural Engineering dari University of Seville.
Melansir dari Medical Xpress, penelitan ini menekankan bahwa memiliki tanaman di rumah memiliki pengaruh positif pada kesehatan psikologis pada setiap penghuni rumah teryutama selama pandemi Covid-19. Studi ini telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Urban Forestry & Urban Greening.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74 persen dari 4.200 responden di 46 negara mengakui bahwa tanaman di rumah pengaruhi kesehatan mental mereka.
Faktanya, lebih dari separuh atau 55,8 persen menyatakan bahwa mereka lebih suka memiliki lebih banyak tanaman di rumah selama masa sulit pandemi Covid-19.
Frekuensi peserta studi mengalami emosi negatif lebih tinggi pada mereka yang menyatakan tidak memiliki tanaman dalam ruangan.
Mereka yang tinggal di tempat tinggal kecil atau kurang penerangan dan mereka yang tidak sering mengunjungi ruang hijau juga mengalami lebih banyak emosi negatif.
Selain itu, lebih dari setengah responden yakni 52 persen melaporkan menghabiskan lebih banyak waktu untuk perawatan tanaman di rumah selama lockdown dan merasa memiliki energi lebih positif.
Baca Juga: Mudah dan Murah, Pakar Bagikan 4 Cara Pemeriksaan Kesehatan Mental Mandiri
Hasilnya, 40 persen peserta menunjukkan bahwa mereka termotivasi untuk memiliki lebih banyak tanaman di rumah di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli