Suara.com - Cegukan dapat menjadi sangat mengganggu terutama saat sedang makan. Biasanya cegukan muncul tiba-tiba dan mengganggu seseorang dalam melakukan aktivitas, salah satunya saat berbicara dan makan.
Saat makan, mau tidak mau seseorang harus menghilangkannya agar tidak tersedak. Sedangkan, saat sedang berbicara hal ini akan mengganggu proses komunikasi yang sedang berlangsung,.
Cegukan terjadi karena adanya kontraksi otot diafragma yang tiba-tiba dan tidak disengaja. Saat otot kejang, pita suara menutup, menghasilkan suara cegukan. Biasanya hal ini disebabkan beberapa hal di antaranya:
- Makan terlalu cepat
- Makan atau minum terlalu banyak
- Penyakit yang mengiritasi saraf yang mengontrol diafragma
- Operasi perut
- Stroke
- Tumor otak
- Menghirup asap berbahaya
- Obat tertentu
Cegukan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun, karena rasa mengganggu biasanya seseorang melakukan beberapa cara untuk menghilangkannya dengan cepat. Berikut terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk menghilangkan cegukan, antara lain:
- Menahan napas
- Bernapas ke dalam kantong kertas
- Minum segelas air dengan cepat
- Menelan satu sendok teh gula
- Tarik lidah dapat membantu menghilangkan cegukan
- Berkumur dengan air
- Menggigit lemon
- Menghirup garam berbau
Dalam beberapa kasus cegukan bisa berlangsung selama lebih dari satu hingga dua hari. Hal ini sangat mengganggu seseorang. Jika kondisi ini terjadi, diharapkan untuk menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Hal ini bisa saja menjadi tanda ada penyakit di dalam tubuh. dokter juga biasanya akan memberikan obat serta melakukan tes untuk mengetahui kondisi tubuh.
Penulis/ Fajar Ramadhan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi