Suara.com - Indonesia mendapat vaksin Covid-19 dari Sinovac, China, dalam bentuk jadi siap pakai dan bahan baku. Vaksin bahan baku nantinya akan diproses lebih dulu oleh perusahaan Farmasi BUMN Biofarma sebelum akhirnya didistribusikan.
Kementetian Kesehatan memastikan bahwa kedua bentuk vaksin Covid-19 tersebut memiliki kualitas yang sama.
"Tidak ada perbedaan kualitas untuk vaksin jadi maupun vaksin yang bahan baku," kata juru bicara vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia dalam webinar Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (2/2/2021).
Vaksin Covid Sinovac, baik dalam bentuk siap pakai maupun bahan baku, memiliki izin darurat atau EUA yang sama dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Meski begitu, Nadia memastikan bahwa BPOM akan tetap mengontrol dan memberikan penilaian terhadap hasil vaksin jadi yang diproses Biofarma.
Sebagai perusahaan farmasi, Nadia menegaskan bahwa Biofarma telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik atau CPOB.
"Dan tentu ini sudah menjamin dari vaksin yang dihasilkan antara vaksin jadi maupun setengah jadi yang kemudian diproses oleh Biofarma," ujarnya.
Indonesia telah melakukan penerimaan vaksin Covid-19 Sinovac dalam empat tahap. Hingga sekarang, total vaksin Covid-19 Sinovac yang diterima Indonesia sebanyak 39 juta dosis.
Pada pengiriman pertama, 6 Desember 2020, Indonesia menerima 1,2 juta dosis. Dilanjutkan pengiriman kedua sebanyak 1,8 juta dosis. Kemudian kedatangan ketiga sebanyak 15 juta dilakukan pada 12 Januari 2021. Terakhir, pengiriman keempat hari ini, terdapat 10 juta dosis bahan baku dan tambahan 1 juta dosis vaksin overfill.
Baca Juga: Banyak Daerah Minim Informasi, HBCC Luncurkan Situs Tanggap Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat