Suara.com - Sebanyak 12 anak di negara bagian Maharashtra, India, dilarikan ke rumah sakit lantaran salah diberi cairan. Mereka seharusnya diberi vaksin polio tetes oral, tetapi justru diberi tetesan hand sanitizer.
Insiden ini terjadi pada Minggu (1/2/2021) di sebuah pusat kesehatan di Yavatmal, Maharashtra, selama program vaksinasi National Pulse Polio.
Berdasarkan laporan Hindustan Times, lebih dari dua ribu anak berusia satu hingga lima tahun berkumpul, bersama orang tuanya, untuk program vaksin polio.
Setelah diberi tetesan hand sanitizer, anak-anak tersebut mulai muntah dan jatuh sakit.
Semuanya pun dibawa ke bangsal anak di Government Medical College dan Rumah Sakit di Yavatmal.
Menurut ketua Government Medical College, Milind Kamble, dampak kasus ini tidak fatal. Tetapi kandungan alkohol berkadar 70% di dalamnya berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan, terutama pada anak-anak.
Untungnya setelah dirawat, kondisi anak-anak mulai membaik. "Kondisi anak-anak stabil dan masih terus diawasi," katanya.
One P Meshram, warga desa dari Kapsi-Kopari yang kedua putranya termasuk di antara 12 anak yang terkena dampak, mengatakan bahwa petugas kesehatan awalnya tidak mau bertanggung jawab.
"Mereka memanggil kami lagi saat di rumah setelah beberapa waktu dan memberikan dosis vaksin polio kepada anak saya. Namun mereka tidak mengungkapkan alasan di balik pemberian vaksin lagi. Kami menyadari kesalahan mereka ketika anak-anak mulai muntah," tutur Meshram.
Baca Juga: Dikira Vaksin Polio, 12 Anak Diberi Tetesan Hand Sanitizer Saat Imunisasi
Ketika empat dari 12 anak mulai menunjukkan gejala muntah dan pusing, petugas yang bertugas membawa mereka ke puskesmas setempat.
Namun setelah didesak oleh warga desa, akhirnya petugas kesehatan mau merujuk anak-anak ke dua rumah sakit tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa