Suara.com - Saat ini, vaksinasi telah menjadi harapan baru untuk mengontrol dan menghentikan pandemi virus corona Covid-19.
Tapi, vaksin Covid-19 yang telah teruji dan terbukti efektif melawan virus corona Covid-19 tetap menimbulkan efek samping dan tidak serta merta langsung melindungi seseorang dari virus corona sebesar 100 persen.
Hal ini pun dialami oleh seorang pria di California yang mengaku positif terinfeksi virus corona Covid-19 setelah 3 minggu suntik vaksin Covid-19 dosis kedua.
CBS Los Angeles melaporkan bahwa Gary Michael, yang tinggal di Hutan Danau Orange County, menyadari dirinya terinfeksi virus setelah tes kesehatan yang tak terkait dengan Covid-19.
Gejala virus corona Covid-19 yang dialaminya pun sangat ringan. Berdasarkan laporan, ia menjalani suntik pertama vaksin Covid-19 pada 28 Desember 2020 dan suntikan kedua pada 18 Januari 2021.
Dr Anthony Fauci, ilmuwan penyakit menular terkemuka di California, mengatakan bukti terbaru menunjukkan bahwa dua vaksin Covid-19 yang digunakan di Amerika Serikat, yakni vaksin Pfizer dan Moderna efektif melawan varian baru virus corona.
Dr Anthony mengatakan bahwa dirinya tidak terkejut mendengar Gary Michael tetap bisa positif terinfeksi virus corona Covid-19, meskipun sudah suntik vaksin Covid-19.
"Saya telah mendengar 6 atau 7 kasus serupa selama 3 minggu terakhir dari orang yang telah vaksin dalam jangka waktu berbeda. Saya pikir kita akan terus melihat kasus serupa," Dr Tirso del Junco Jr, kepala petugas medis KPC Health dikutip dari Fox News.
Fauci memperkirakan bahwa antara 70 hingga 85 persen orang di Amerika Serikat perlu diinokulasi untuk menghentikan pandemi virus corona yang telah menewaskan hampir 470 ribu orang.
Baca Juga: Lengan Mana yang Sebaiknya Disuntik Vaksin Covid-19?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik