Suara.com - Ketika mendengar istilah 'diet, kebanyakan dari kita membayangkan menahan lapar dan mengurangi asupan makanan untuk menurunkan berat badan. Tapi, apakah diet dengan cara itu bisa berhasil menurunkan berat badan?
Jawabannya adalah tidak! Memaksa tubuh kelaparan bisa mengganggu kesehatan. Dan tak hanya itu, ketika Anda membatasi makanan tertentu, pada dasarnya Anda juga akan membatasi konsumsi nutrisi, yang berakibat tubuh tidak mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan.
Dilansir dari Healthshots, ini alasan mengapa diet dengan cara menahan lapar dan membatasi makanan tertentu tidak baik untuk tubuh Anda.
1. Bisa menyebabkan lemas
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan bahwa diet rendah karbohidrat dapat membuat Anda merasa lemas. Setiap kali Anda melakukan diet rendah karbohidrat atau rendah lemak, Anda kehilangan dua nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi dan berfungsi normal.
2. Memicu gangguan makan
Menurut American National Eating Disorders Association, 35% dari pelaku diet normal cenderung menjadi pelaku diet patologis atau abnormal. Organisasi tersebut juga menyebut bahwa lebih dari 20% orang yang berdiet akhirnya mengalami gangguan makan. Diet mungkin bukan satu-satunya alasan mengapa seseorang pasti mengalami gangguan makan, tetapi itu bisa menjadi pemicunya.
3. Kekurangan nutrisi
Diet untuk menurunkan berat badan mungkin berbahaya bagi tubuh Anda, karena tidak hanya menciptakan defisit kalori, tetapi juga menyebabkan Anda kekurangan nutrisi seperti lemak. Perlu Anda ingat bahwa lemak adalah bahan bakar yang diperlukan tubuh, dan juga mendukung pertumbuhan sel.
4. Menyebabkan hilangnya otot
Diet berat dapat menyebabkan hilangnya otot, yang mengakibatkan hilangnya kekuatan dan daya tahan tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa pengurangan asupan kalori dapat menyebabkan penurunan massa otot serta penambahan berat badan. Tentu saja ini tidak sesuai dengan tujuan awal Anda berdiet, bukan?
5. Menyebabkan rambut rontok
Jika Anda menderita kerontokan rambut, bisa jadi penyebabnya adalah diet Anda. Kekurangan nutrisi dapat melemahkan folikel rambut dan juga menyebabkan rambut rontok, demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Dermatology Practical and Conceptual
6. Berat badan malah semakin naik dalam jangka panjang
Diet tidak dapat membantu Anda menurunkan berat badan dalam jangka panjang, karena ketika Anda mulai makan dengan porsi normal lagi, berat badan Anda justru akan bertambah lebih cepat dari sebelumnya. Diet agresif mengurangi tingkat metabolisme Anda, yang juga mengurangi kecepatan pembakaran lemak di tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!