Suara.com - Salad buah kian digemari sebagai makanan sehat yang punya rasa enak. Tahukah Anda ada beragam manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi salah buah?
Dengan jumlah dan jenis buah yang tepat, salad buah dapat memberi serat, vitamin, dan antioksidan yang kuat. Selain itu, juga dapat menurunkan tekanan darah hingga penurunan berat badan.
Dilansir dari Healthshots, berikut tiga hal yang perlu diketahui dari salah buah yang baik untuk kesehatanmu.
Menurunkan berat badan
Jika kamu ingin diet, salah buah menjadi salah satu makanan yang harus kamu konsumsi. Buah-buahan terdiri dari kandungan air dan juga serat, yang memberi asupan kalori rendah dan tingkat energi tinggi yang akan membantu menurunkan berat badan.
Misalnya, jika ditambah buah kiwi, memberi serat tinggi dan kalori rendah, yang baik mengatur berat badan.
Kiwi berukuran sedang mengandung sekitar 50 kalori, dan kandungan seratnya menciptakan rasa kenyang di perut.
Memberi nutrisi yang sehat
Buah-buahan yang kaya vitamin C seperti kiwi dan stroberi, dapat membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan sel tubuh.
Baca Juga: Pasta Konjac Rendah Kalori untuk Pencernaan yang Lebih Sehat
Kandungan seratnya diketahui dapat meningkatkan fungsi usus, yang mencegah sembelit dan juga membantu mengatasi asma.
Selain itu, buah pisang yang dicampur pada salad memiliki sumber yang kaya vitamin C, yang juga membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan jaringan, dan menghasilkan kolagen yang mendukung kesehatan otak dengan memproduksi serotonin hormon yang memengaruhi tubuh.
Menurut penelitian National Library of Medicine, jika dicampur dengan buah blueberry, dapat memberi rendah kalori yang dikemas dengan nutrisi dan antioksidan.
Memberi pencernaan yang baik
Salad buah dengan kandungan serat yang tinggi dapat bekerja sangat baik untuk pencernaan. Seperti kiwi yang mengandung enzim proteolitik yang disebut aktinidin, yang dapat membantu memecah protein.
Selain itu, kandungan serat juga memperbaiki masalah sembelit, karena berfungsi sebagai sistem pencernaan.
Berita Terkait
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan
-
BGN Klaim Kejadian Gangguan Pencernaan MBG Turun Signifikan Seiring Penambahan SPPG
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
7 Merek Probiotik Anak Terbaik yang Ampuh dan Ramah di Kantong, Harga Mulai Rp10 Ribuan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS