Suara.com - Anda tentu pernah mengalami pusing saat berdiri setelah duduk atau berbaring cukup lama. Orang-orang akan mengatakan bahwa itu tandanya Anda memiliki darah rendah.
Benar, ini adalah bentuk tekanan darah rendah yang disebut hipotensi orthostatik atau hipotensi postural. Ini dapat menyebabkan pusing atau, bahkan, pingsan saat berdiri dari duduk atau berbaring.
Hipotensi orthostatik mungkin ringan dan umumnya berlangsung kurang dari beberapa menit. Jika berlangsung lama kondisi ini berarti menandakan adanya masalah serius.
Berdasarkan Mayo Clinic, hipotensi ortostatik sesekali atau akut biasanya disebabkan oleh sesuatu yang jelas, seperti dehidrasi atau waktu berbaring yang lama.
Pusing saat berdiri dipicu oleh darah yang mengumpul di kaki dan perut akibat gravitasi. Kondisi ini menurunkan tekanan darah karena lebih sedikit darah yang mengalir kembali ke jantung.
Biasanya, sel-sel khusus (baroreseptor) di dekat jantung dan arteri leher merasakan tekanan darah rendah ini.
Baroreseptor akan mengirim sinyal ke pusat-pusat di otak, yang memberi sinyal pada jantung untuk berdetak lebih cepat dan memompa lebih banyak darah, kemudian akan menstabilkan tekanan darah.
Sel-sel ini juga mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
Jika Anda sampai pingsan saat berdiri, bahkan untuk sesaat, atau terjatuh, segera periksakan ke dokter.
Baca Juga: Anggota DPRD DIY Hari Ini Jalani Vaksinasi, Ada yang Demam Hingga Pusing
Umumnya dokter akan meresepkan obat untuk mengobatinya atau menggunakan cara lain untuk membuat kondisi Anda lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan