Suara.com - Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, telah dipulangkan dari rumah sakit King Edward VII pada Selasa (16/3/2021) setelah satu bulan dirawat akibat infeksi dan operasi jantung.
"Duke of Edinburgh hari ini telah keluar dari Rumah Sakit King Edward VII dan sudah kembali ke Kastil Windsor setelah perawatan untuk infeksi dan prosedur yang berhasil untuk penyakitnya," kata juru bicara Istana Buckingham, Inggris, dilansir Evening Standard.
Ia melanjutkan bahwa sang Ratu juga telah berterima kasih kepada staf medis di RS King Edwrd VII dan St Bartholomew, serta semua orang yang telah mengirimkan ucapan selamat.
Sang duke pertama kali dirawat pada 16 Februari sebagai tindakan pencegahan karena merasa dirinya tidak sehat.
Dua minggu kemudian Pangeran Philip dipindahkan ke St Bartholomew untuk operasi jantung dan prosedur selesai pada 3 Maret. Setelah itu, ia kembali ke RS King Edward VII untuk memulihkan diri.
Sebelumnya, sang pangeran juga pernah dirawat akibat penyakit jantungnya dan pada 2011 ia dilarikan ke rumah sakit menaiki helikopter dari Sandringham akibat mengalami nyeri dada.
Dia dirawat karena penyumbatan arteri koroner di Rumah Sakit Papworth, Cambridgeshire, dan telah menjalani prosedur pemasangan stent koroner minimal invasif atau non-bedah.
Kondisi yang dialami Pangeran Philip dinamakan penyakit jantung koroner (PJK). Berdasarkan Alodokter, yang terjadi saat pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak.
Apabila aliran darah ke jantung berkurang, kondisi ini akan memicu gejala PJK seperti angina dan sesak napas. Bila kondisinya tidak ditangani, arteri akan tersumbat sepenuhnya dan memicu serangan jantung.
Baca Juga: Polisi Meninggal Jaga Jokowi ke Ubud Karena Serangan Jantung, dari Pingsan
WHO mencatat PJK merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menyebabkan kasus kematian tinggi di dunia. Pada 2015 silam, dilaporkan lebih dari tujuh juta orang meninggal akibat penyakit jantung ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?