Suara.com - Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, hampir semua orang telah menantikan kehadiran vaksin. Sebagian besar orang percaya bahwa vaksinasi bisa membantu menghentikan pandemi virus corona Covid-19.
Tapi, belum ada vaksin Covid-19 yang bisa melindungi seseorang dari virus corona Covid-19 sepenuhnya. Pada beberapa kasus, seseorang justru bisa tertular virus corona Covid-19.
Berikut ini dilansir dari Times of India, penyebab orang yang sudah vaksin Covid-19 dinyatakan positif virus corona Covid-19.
- Seseorang tidak mengikuti tindakan pencegahan, seperti memakai masker di depan umum.
- Seseorang tidak mengikuti aturan setelah vaksinasi
- Penghalang kekebalan
Menurut para ahli, vaksinasi bukan berarti cara satu-satunya menghindari virus corona Covid-19. Vaksinasi hanya melindungi tubuh dari efek bahaya virus.
Infeksi tetap bisa terjadi kapan saja dan vaksinasi hanya membantu menangkal kondisi parah akibat virus corona Covid-19. Orang yang telah divaksin juga harus mematuhi semua protocol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.
Beberapa orang juga berasumsi bahwa proses penularan virus corona setelah vaksinasi bisa menjadi kasus infeksi ulang, tetapi itu tidak benar. Tujuan Utama dari vaksinasi adalah mengubahnya dari infeksi parah menjadi infeksi ringan setelah terpapar virus corona.
Perlu digarisbawahi bahwa vaksinasi hanya mengurangi risiko penularan virus corona kepada orang lain. Karena itu, semua orang harus suntik vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia