Suara.com - Saat puasa Ramadhan, kita sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat bernutrisi. Beberapa makanan tak hanya baik bagi kesehatan fisik, tapi juga kesehatan otak termasuk meningkatkan ingatan.
Berikut ini merupakan lima makanan yang perlu Anda pertimbangkan untuk berbuka puasa nanti, yang tidak hanya sehat tapi juga sumber nutrisi otak seperrti yang dilansir dari Healthshots.
1. Kuning telur
Kuning telur menjadi salah satu makanan yang bisa menyehatkan otak. Kandungan vitamin seperti vitamin B, asam folat, B6, dan B12 pada kuning telur dapat meningkatkan memori otak sekaligus mengatur suasana hati.
2. Kacang
Berbuka puasa dengan kacang juga dapat meningkatkan kesehatan otak lho. Itu terjadi karena kandungan vitamin E, asam lemak, omega-3, dan mineral pada kacang dapat mengurangi stres oksidatif sekaligus memberi gizi yang baik bagi tubuh.
3. Buah berry
Buah berry diyakini dapat melindungi otak dari stres. Buah berry memiliki kandungan antosianin, anti-inflamasi, dan antioksidan.
4. Kunyit
Baca Juga: Cegah Ngantuk Setelah Sahur? Ikuti Tips Lengkap Ini
Berbuka puasa dengan jamu kunyit dapat melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif sekaligus meningkatkan asupan oksigen di otak. Selain itu, kandungan antioksidan dan anti-inflamasi pada kunyit juga membantu meningkatkan daya ingat dan menjaga kesehatan otak.
5. Sayuran
Jangan lupa, berbuka lah dengan aneka sayur-sayuran yang bisa menyehatkan tubuh Anda di rumah. Sayuran seperti bayam, kangkung, dan brokoli juga baik untuk kesehatan otak karena memiliki kandungan vitamin esensial, mineral, dan juga antioksidan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien