Suara.com - Saat berumur 30-an tubuh Anda akan mengalami perubahan baik secara fisik maupun hormonal. Hal ini yang membuat Anda perlu lebih berhati-hati pada pola hidup dan pola makan.
Melansir dari Healthshots, Dr Samudrika Patil, ahli endokrin klinis dan CEO Vedicure Healthcare and Wellness, telah memisahkan daftar makanan menjadi tiga bagian. Semua bagian itu penting, terutama saat Anda menginjak usia 30-an. Berikut tiga jenis makanan yang perlu Anda hindari di usia 30-an, antara lain:
1. Kebanyakan Gula
Berikut beberapa asupan gula tambahan yang perlu Anda hindari:
- Makanan dengan tambahan gula harus dihindari dengan cara apa pun
- Minuman dingin aerasi dicampur dengan pewarna yang berpotensi menyebabkan kanker, yang juga mengandung tambahan gula
- Hindari kue-kue manis dan coklat
- Makanan olahan dan bertepung
- Alkohol dan merokok
Baca Juga: Pengusaha Retail dan Supermarket Dipanggil, Gegara Makanan Berformalin
“Kurangi minuman dan buang rokok Anda, agar tidak menua terlalu cepat. Kesehatan hati Anda juga penting, alkohol sama sekali tidak boleh,” saran Dr. Patil.
2. Hindari Saus
“Saus mengandung racun saraf yang disebut salsolinol yang kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan pada DNA, dan memicu penyakit Parkinson. Itu juga dapat menyebabkan kanker,” kata Dr Patil.
3. Hindari Daging Olahan
Kolagen sangat penting untuk menjaga kekencangan kulit Anda. Daging olahan mengandung natrium nitrat yang berkontribusi pada pengurangan kolagen, dan pada gilirannya, menyebabkan keriput, kulit kendor, dan penuaan.
4. Camilan Terlalu Asin
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?