Suara.com - Pandemi Covid-19 bukan halangan untuk tetap merayakan Hari Raya Idulfitri. Hanya perlu adaptasi kebiasaan dengan menerapkan protokol kesehatan, maka lebaran pun bisa terlaksana dengan aman dari paparan Covid-19.
Dokter dr. Ratih Citra Sari berikan tips khusus untuk merayakan lebaran dengan taat protokol kesehatan. Pertama, melakukan mudik lokal atau jalan-jalan yang hanya di sekitar tempat tinggal.
"Area aglomerasi di mana kita bisa melakukan perjalanan di dalam kota. Misalnya mau melakukan wisata lokal ke tempat wisata yang ada di sekitar, jadi itu adalah syarat untuk 2021," kata dokter Ratih dalam dialog virtual 'Hari Raya Datang, Prokes Harus Tetap Kencang', Rabu (5/5/2021).
Ia mengingatkan untuk tidak perlu lakukan perjalanan hingga pindah wilayah, sebab berisiko tinggi sebarkan virus corona ke lebih banyak orang.
"Kalau kita enggak pindah daerah, kita enggak mungkin memberikan daerah lain virus tersebut. Jadi sangat penting untuk tetap berada di daerah masing-masing," ucapnya.
Tips kedua adalah dengan menghindari kerumunan, termasuk pada saat melakukan ibadah salat Idulfitri. Dokter Ratih mengingatkan untuk mengikuti panduan salat, salah satunya adalah anjuran untuk membawa sendiri alat atau perlengkapan ibadah terutama sajadah.
"Karena itu yang kita pakai untuk bersujud, jadi langsung terkena dengan mulut dan hidung. Kemudian protokol 3M juga enggak boleh dilupakan," imbuh dr. Ratih.
Selain itu, saat bersilaturahmi ada baiknya memanfaatkan teknologi. Sehingga tidak harus bertemu secara fisik, tetapi bisa melalui video call untuk berkumpul dengan keluarga. "Tidak menghilangkan esensi silaturahmi tapi tetap mendukung percepatan penanganan covid-19," katanya.
Tips terakhir, untuk berbelanja kebutuhan hari raya sebaiknya dilakukan secara daring. Kembali, memanfaatkan teknologi sangat berguna untuk tetap bisa mendapatkan kebutuhan lebaran mulai dari makanan, pakaian, bahkan sayuran.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Lebaran 2021 yang Menyentuh Hati
"Teknologi membantu kita mengatasi segala problem untuk tetap kita bisa aktif selama masa pandemi. Jadi mudah-mudahan tidak terjadi lagi penumpukan atau kerumunan yang biasanya terjadi, bukan hanya di masjid lagi tapi pindah ke pusat perbelanjaan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan