Suara.com - Hari Raya Idulfitri tahun 2021 kembali dihadapkan dengan pandemi virus corona Covid-19. Dalam hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan berbagai panduan agar tetap aman selama merayakan lebaran.
Melansir dari laman resmi WHO, berikut panduan aman merayakan Idulfitri di tengah pandemi, antara lain:
1. Rayakan dengan Aman
Menurut WHO, kita semua bisa aman merayakan Hari Raya selama pandemi, asal:
- Mengurangi kumpul kerabat dalam jumlah besar
- Terapkan jarak fisik yang aman
- Pakai masker
- Cuci tangan
- Pilih berkumpul di luar ruangan dengan ventilasi baik
- Ingat, silaturahmi virtual jauh lebih aman
2. Salat Eid dengan Aman
Salat Eid biasanya dilakukan di masjid dengan jamaah besar, namun selama pandemi WHO menyarankan tips berikut:
- Pakai perlengkapan salat sendiri dan lakukan jarak fisik
- Pakai masker
- Pilih salat eid di rumah dengan keluarga dekat saja
- Jangan lupa doakan yang sakit
WHO juga menegaskan pentingnya vaksinasi, namun jika Anda sudah divaksin Anda tetap memerlukan menerapkan berbagai protokol kesehatan seperti cuci tangan hingga memakai masker.
Sayangnya karena vaksinasi belum merata, maka beberapa panduan WHO di atas harus diterapkan.
Dalam mengurangi risiko penyebaran virus corona Covid-19, pemerintah Indonesia sendiri telah melarang tradisi mudik dan memangkas cuti lebaran.
Baca Juga: Puluhan Orang Gagal Mudik Lewat Stasiun Pasar Senen
Sebab jumlah infeksi virus corona di Indonesia sendiri telah mecapai lebih dari 1,7 juta kasus yang dikonfirmasi dengan jumlah kematian mencapai 47 ribu kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya