Suara.com - Belakangan, heboh di media sosial banyak perempuan berbagi pengalamannya periksa kondisi kesehatan ke dokter kandungan. Banyak di antaranya yang terkejut didiagnosis memiliki kista tanpa disadari.
Seorang pengguna Twitter pun menyarankan semua perempuan untuk rutin cek dokter kandungan guna mendeteksi adanya kista, terutama bila mengalami siklus menstruasi tidak teratur atau sakit ketika menstruasi.
Ia pun mengaku baru mengetahui dirinya memiliki kista ketika meraba sudah ada benjolan cukup besar. Bahkan, ia juga menyarankan para perempuan untuk mengurangi konsumsi junk food, ayam, seblak, bakso atau apapun yang mengandung micin.
"Iyalah tolong buat ciwi2 check ke dokter please. aku taunya pas udah keraba kayak benjolan dan ini udah gede banget jadi lebih baik jaga-jaga. Terus kurangin makan junk food, ayam, seblak, bakso dan apapun yang banyak micinnya," cuitan Twitter @ranisetya18.
Seperti yang kita tahu, kista ovarium adalah kondisi di mana kantung berisi cairan terdapat di dalam atau permukaan ovarium. Menurut dr. Andang Sp.OG, kista ovarium itu terdiri dari 3 jenis dari yang paling ringan hingga berisiko menjadi kanker.
Pada kista yang biasa, kondisi ini bisa disebabkan oleh kelainan hormon estrogen. Kista jenis ini biasanya akan menimbulkan 3 gejala yang paling umum, antara lain:
- Kesakitan ketika menstruasi
- Kesakitan ketika berhubungan intim
- Infertilitas, yang menyebabkan kesulitan memiliki anak
Ia pun menyarankan perempuan yang merasakan kesakitan ketika menstruasi atau mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur harus memeriksakan kondisinya. Ia juga mengatakan umumnya siklus menstruasi yang normal adalah antara 22-36 hari.
Bila perempuan mengalami sakit pinggang ketika menstruasi, bukan berarti ia memiliki kista. Dokter Andang menjelaskan sakit menstruasi akibat kista ini Maksudnya rasa sakit yang tidak tertahankan hingga seseorang tidak bisa beraktivitas.
"Yang disebut dismenore atau sakit pada waktu haid itu adalah pada waktu haid itu sakit sampai tidak bisa bekerja seperti biasa. Kalau pelajar ya dia tidak bisa belajar, kalau pekerja yang tidak bisa bekerja," kata dr. Andang Sp.OG ketika dihubungi Suara.com melalui WhatsApp, pada Jumat (4/6/2021).
Baca Juga: Heboh Virus Corona Varian Nepal, Haruskah Khawatir?
Jadi, sakit pinggang biasanya ketika menstruasi adalah hal yang normal. Sementara itu, dr. Andang Sp.OG juga memberikan beberapa daftar makanan yang sebaiknya dihindari ketika Anda memiliki kista, salah satunya junk food.
"Kalau biasanya itu tidak boleh makan pedas, kecut, santan sama goreng-gorengan sama harus banyak makan tomat buah," jelasnya.
Ia menyarankan orang dengan kista untuk konsumsi tomat, karena memiliki kandungan likopen yang cukup baik untuk kesehatan. Kandungan likopen tersebut bisa mengurangi aktivitas sel kista.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?