Suara.com - Berhubungan seks memang umumnya menyenangkan, namun pada beberapa kondisi ini bisa terasa nyeri hingga kram.
Jika Anda pernah mengalami kondisi ini usai berhubungan seks, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda karena itu bisa menjadi pertanda bahwa ada yang tidak beres dengan kesehatan seksual Anda.
Melansir dari Healthshots, menurut Dr Madhavi Reddy, Konsultan Obstetrician & Gynecologist of Motherhood Hospitals, Bangalore, ada berbagai alasan mengapa seseorang mungkin mengalami rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks.
Berikut 8 kondisi yang mungkin bisa menjadi penyebab sakit atau kram saat berhubungan seksual, antara lain:
1. Infeksi Menular Seksual (IMS)
Beberapa IMS dapat menyebabkan kram dan sakit perut. IMS ini termasuk klamidia, hepatitis, dan PID.
2. Vaginismus
Vaginismus adalah kondisi medis di mana otot-otot di sekitar vagina wanita mulai kram tanpa sadar. Jadi, berhubungan seks mungkin menyakitkan bagi seseorang dengan kondisi ini. Selain itu, otot-otot dapat terus kejang setelah berhubungan seks juga.
3. Orgasme
Baca Juga: Pasangan yang Seks Seminggu Sekali Cenderung Bahagia, Bagaimana Kalau Lebih Sering?
Selama orgasme, otot-otot vagina bergerak secara berirama. Terkadang, ini bisa menjadi alasan di balik kram.
4. Endometriosis
Ensometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang seharusnya melapisi rahim ditemukan di luar rahim di daerah panggul. Ini dapat menyebabkan seseorang mengalami rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks.
5. Penetrasi Dalam
Ada beberapa posisi seksual yang penetrasinya lebih dalam dari biasanya. Jika leher rahim mendapat tekanan terlalu keras selama penetrasi, itu bisa menyebabkan rasa sakit atau kram.
6. Fibroid
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik